MUTIARA SIANG 147

SHALAT AR RAGHAIB

U?O?O�U� O�O?U� O�O�O� O�U�U�USO?U�US O�O�U�U� O�U�U�U� : U�U� O?O�U?O? O�U�O�O�
O�U�O�O?O�O�O? O�U�O�O?O� O?U� U�O� OY
Telah ditanya Ibnu Hajar Al Haitami rahimullahu taala, ; Apakah dibolehkan mengerjakan shalat Ar Raghaib secara berjamaah atau tidak?

U?O?O�O�O? : ” O?U�O� O�U�O�O� O�U�O�O?O�O�O? U?O?U�U�O� U?O�U�O�U�O�O� O�U�U�O?O�U?U?O� U�USU�O� O�U�U�O�U? U�U� O?O?O?O�U� O?O?O?O?O�U� U�O?USO�O?O�U� U�O�U�U?U�O?O�U� U?O�O?USO�U�U�O� U�U?O�U?O? U?USU?O�U� U?O?U�U�U�O� U?O�O�O?U� U?O�U�O�O?O� ”
Beliau menjawab: ” Adapun shalat Ar Raghaib maka hal ini sama dengan shalat yang sudah kita sudah kita ketahui, yaitu shalat yang dikerjakan dimalam pertengahan bulan syaban(nishfu sya’ban), keduanya ini ( shalat Ar Raghaib dan shalat nishfu syaban) merupakan amalan bidah( yang di ada adakan, pen-), amalan yang buruk, yang keduanya berdalil dengan hadits-hadits maudhu(palsu), maka dibenci ketika mengamalkannya, baik dilakukan sendirian atau berjamaah.

Related posts

Leave a Comment