MUTIARA SIANG 114

: U�O?U�U� “O?O�U�O?U? O�U�U�U� O?U�USU?”

” *Arti Ahmadullaha Ilaik ( Aku Memuji Allah Kepadamu )* ”

O�U�O?O�O�U�:

Pertanyaan :

U�U� U�U� O�U�O?U�O� O�U�O�O? O?U�U� U�U� O?O?U�U? : ” U?USU? O�O�U�U? “O? O?O�U�U�U?U�: O?O�U�O? O�U�U�U� O?U�USU? OY U?O?O�O� U?O�U�O? U?O�U�U? U?U�O� U�O?U�O�U�O� OY U?U�O� O�U�O�O�USU�O� O�U�O�O�USO�O� U?US U�O�U�U�O� O?O�U�O?O?U?USU� OY

Apakah termasuk sunnah menjawab pertanyaan orang untukmu : ” Bagaimana keadaanmu ? ” dengan ucapan : ” Ahmadullaha Ilaik ? “.

Dan apabila termasuk sunnah lalu apakah artinya ? Kemudian bagaimana cara yang benar dalam mengucapkannya dengan harakat ?

O�U�O�U?O�O?:

Jawaban :
O�U�O�U�O? U�U�U�
USO?O?O�O? O?O�O� O?O?U� O�U�O�O�U�U? O�O�O�O?UZU� O?U� O�O�U�U� O? O?U� USU�U?U� U�U� O�O�O�O?U� : O?O�U�O? O�U�U�U� O?U�USU? O? U?U�O? O?U� O?U�U� O�U�U? O�U�O�O?USO� U?O�U�O?O�O�
Alhamdulillah.
Dianjurkan bagi seseorang apabila ada sahabatnya bertanya keadaannya dengan ucapan : ” Ahmadullaha Ilaik “.

Hal ini telah ditunjukkan oleh hadis dan atsar ( ucapan/perbuatan sahabat – pent ).

O?U�O� O�U�O�O?USO� :

Adapun hadis :

U?O�U?U� O�U�O�O?O�O�U�US U?US “O�U�U�O?O�U� O�U�U?O?USO�” (37) O? U?”O�U�O?U?O?O�” (4377) O?UZU�U� O?UZO?U�O?U? O�U�U�U�U? O?U�U�U? O?UZU�U�O�U?U?O? U�UZO�U�UZ: U�UZO�U�UZ O�UZO?U?U?U�U? O�U�U�U�U? O�UZU�U�UZU� O�U�U�U�U? O?UZU�UZUSU�U�U? U?UZO?UZU�U�UZU�UZ U�U?O�UZO�U?U�U?: (U?UZUSU�U?UZ O?UZO�U�O?UZO�U�O?UZ USUZO� U?U?U�UZO�U�U?OY) O? U�UZO�U�UZ: O?UZO�U�U�UZO?U? O�U�U�U�UZ O?U?U�UZUSU�U?UZ USUZO� O�UZO?U?U?U�UZ O�U�U�U�U?O? U?UZU�UZO�U�UZ O�UZO?U?U?U�U? O�U�U�U�U? O�UZU�U�UZU� O�U�U�U�U? O?UZU�UZUSU�U�U? U?UZO?UZU�U�UZU�UZ: (U�UZO�UZO� O�U�U�UZO�U?US O?UZO�UZO?U�O?U? U�U?U�U�U?UZ) ” .

Sebagaimana diriwayatkan At-Thabrani di kitab ” Al-Mu-jamul Kabir ( 37 ), dan ” Al-Awsath ( 4377 ) dari Abdullah Bin Amr dia berkata : ” Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bertanya kepada seseorang : ” Bagaimana kabarmu wahai Fulan ?, Dia menjawab : ” Ahmadullaha Ilaik, wahai Rasulullah “. Lalu Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam menimpali : ” Inilah yang aku inginkan darimu “.

U?O�O?U�U� O�U�O?U�O?O�U�US U?US “O�U�O�O�USO�O�” (2952) O?O?U?O�U�O?U� .

Dan hadis ini dihasankan oleh Al-Albani di kitab ” As-Shahihah ” ( 2952 ) dengan penguat-penguatnya.

U?O?U�O� O�U�O?O�O� :

Sedangkan atsar :

U?O�U?U� O�U�O?U�O�U� U�O�U�U? U?US ” O�U�U�U?O�O? ” (3532) O? U?O�U�O?O�O�O�US U?US “O�U�O?O?O? O�U�U�U?O�O?” (1132) O?U� O?U�O? O?U� U�O�U�U? O�O�US O�U�U�U� O?U�U� : “O?UZU�U�UZU�U? O?UZU�U?O?UZ O?U?U�UZO�UZ O?U�U�UZ O�U�U�O�UZO�U�UZO�O?U? O�UZO�U?USUZ O�U�U�U�UZU�U? O?UZU�U�U�U?O? U?UZO?UZU�U�UZU�UZ O?UZU�UZUSU�U�U? O�UZO�U?U�U? O? U?UZO�UZO?U�UZ O�U�O?U�UZU�UZO�U�UZO? O�U?U�U�UZ O?UZO?UZU�UZ O?U?U�UZO�U? O�U�O�U�UZO�U?U�UZO? U?UZUSU�U?UZ O?UZU�U�O?UZOY U?UZU�UZO�U�UZ: O?UZO�U�U�UZO?U? O�U�U�U�UZU�UZ O?U?U�UZUSU�U?UZ. U?UZU�UZO�U�UZ O?U?U�UZO�U?: ” U�UZO�UZO� O�U�U�UZO�U?US O?UZO�UZO?U�O?U? U�U�U? ” .

Sebagaimana yang diriwayatkan oleh imam Malik di kitab ” Al-Muwaththa ” (3532), dan imam Bukhari di kitab ” Al-Adabul Mufrad ” (1132) dari Anas Bin Malik Radhiallahu Anhu bahwasanya dia mendengar Umar Bin Al-Khaththab saat ada seseorang yang memberi salam kepadanya kemudian dijawab oleh Umar lalu Umar pun bertanya kepada orang tersebut : ” Bagaimana kabarmu ? Dia menjawab : ” Ahmadullaha Ilaik “. Umar lantas berkata : ” Inilah yang aku inginkan darimu “.

U?O�O�O�U� O�U�O?U�O?O�U�US U?US “O�O�USO� O�U�O?O?O? O�U�U�U?O�O?” .

Dan atsar ini dishahihkan oleh Al-Albani di kitab ” Shahih Al-Adabul Mufrad “.

U?O�U?U� O�U�O?USU�U�US U?US “O�U�O?O?O?” (12/ 329) O?U� O?O?US O?U?U�UZUSU�U�U? U�UZO�U�UZ: ” O�UZO?UZUSU�O?U? U�U?O�UZU�U�UZO?UZ O?U�U�UZ O?UZO?U?US O?UZU?U�O�U? U�U?O�UZU�U�UZO?UZ O?U�U�UZ O?UZU�U�O�U?U? O?U�U�U? O�UZO?U�U�U? O?UZO�UZU�UZ O?UZU�UZU� O?UZO?U�O?U? O�U�U�U�U? O?U�U�U? O?U?O?UZUSU�O?U? O�U�U�U�U? U?UZU�UZO�U�UZ: U?UZUSU�U?UZ O?UZO�U?O?U?U?UZ USUZO�U�O�UZU�U?U?UZ O�U�U�U�U? OY U�UZO�U�UZ: O?UZO�U�U�UZO?U? O�U�U�U�UZ O?U?U�UZUSU�U?UZ , U�UZO�U�UZ: U?UZU?U�UZU�UZU�UZO� O�U�U�U�U? U?UZO?U?USU�UZO�U?UZ ” .

Baihaqi juga meriwayatkan atsar di kitab ” As-Syu’ab ( Syu’abul Iman – pent ) ” ( 12/329 ) dari Abi ‘Uqail dia berkata : ” Aku pernah melihat Muhammad Bin Abi Bakar Muhammad Bin Amr Bin Hazm menemui Abdullah Bin ‘Ubaidillah kemudian berkata : ” Bagaimana keadaanmu – Semoga Allah merahmatimu – ? ” Abdullah bin Ubaidillah menjawab : ” Ahmadullaha Ilaik “. Muhammad Bin Abi Bakar berkata kembali : ” Semoga Allah senantiasa memberikan kami dan engkau taufik-Nya “.

U?U�O�U� O?UZO?U�O? O�U�O�U�UZO�U�U�UZU�U? O�U�U�U�U?O?UZO�UZO?U�U?O?UZ U� USU?O?U�O�UZU?U? O?U?O�UZO?U?USO?U? O�U�O?U�U?U�U�UZO�U? U� : ” O?UZO�UZU�U�O? O?UZU�UZU� O?U?O?U�O�U? O?U�U�U? O�U�U�O�UZO�O�U?O�U? U?UZU�U?U�U�O?: U?UZUSU�U?UZ O?UZO�U?O?U?U?UZOY U�UZO�U�UZ O?UZO�U�U�UZO?U? O�U�U�U�UZU�UZ O?U�UZUSU�U? ” O�U�O?U�U� U�U� “O�U�O?O?O�O? O�U�O?O�O?USO�” (2/ 182) .

Abdurrahman Al-Mutathabbib – yang dikenal dengan *Thabib ( dokternya ) As-Sunnah* berkata : ” Aku pernah menemui Bisyr Bin Al-Harits sambil bertanya : ” Bagaimana keadaanmu ? Bisyr menjawab : ” Ahmadullaha Ilaik “. Selesai dikutip dari kitab ” Al-Adab As-Syar’iyyah ” ( 2/182 ).

U?O?O�O?O� U�O�U� O�U�O?O?O�O�O� O?U�O�U� O�U�O�U?O�O� : ( O?UZO�U�U�UZO?U? O�U�U�U�UZ O?U?U�UZUSU�U? ) .

Ungkapan ini ditulis dengan pola berikut : ( Ahmadullaha Ilaik ).

( O?O�U�O? ) : U?O?U� U�O�O�O�O? O? USU�O�U� O? U?U�O� USU�O�U� O�U�O�O?U� O�U�U�O?O�U?U? ( O?O�U�O? ) O? O?O?U?U?U� O�U�O�O�O? U?U?O?O� O�U�U�USU� U?O�U� O�U�O?O�U� O? U?O?U?O?O� O�U�U�O�O? U�U� U�U?O? O�U�O�U�O�U�O� O? O?U�O�U�O� U�O�O?U� O?U�U� O�U�U�U?O?U?U�USO� .

( Ahmadu ) : Fi’il mudhari ( kata kerja yang sedang berlangsung atau akan datang – pent ). Diucapkan sebagaimana nama ( orang ) yang audah dikenal ( yaitu : Ahmad/Ahmadu) dengan :
* sukun di huruf ” ha/O� “,
* fathah di huruf ” mim/U� “,
* dhammah di huruf ” dal/O? “,
* dan sukun di huruf ” Ha/U� ” dari lafazh Al-Jalalah ( Allah ).

Sedangkan tanda nashabnya ( huruf ” Ha ” pada lafazh Al-Jalalah – O�U�U�U� – berharakat fathah adalah karena sebagai *Maf’ul/objek dari sebuah kata kerja *Ahmadu*.

U?U�O?U�O�U�O� : O?O�U�O? O�U�U�U� O�U�O?O� USO?U�O?U?U? O? O?O�O?O�O� O?U�O?U�O� O�U�U�U� O? U?O?O?U�O�O�O� U�O?U?O�U� .

Dan artinya adalah : *Aku memuji Allah dengan suatu pujian yang sampai kepadamu, dalam rangka menceritakan nikmat Allah dan menampakkan syukur kepada-Nya.*

U�O�U� O�U�O�O�O�O?US U?US “O?O�USO? O�U�O�O?USO�” (2/ 453):
” O?O�U�O? O�U�U�U�UZU� O?U�USU?. O?US: O?U?O�US O?U�O?U�O� O�U�U�U�UZU� O?U�USU? . U?USU�O�U� U�O?U�O�U�: O?O�U�O? O�U�U�U� U�O?U? ” O�U�O?U�U� .

Al-Khaththabi berkata di kitab ” Gharibul Hadis ” ( 2/453 ) : ” Ahmadullaha Ilaik artinya : ” Aku smapaikan beritahukan kepadamu nikmat Allah “. Atau arti lainnya adalah : ” Aku memuji Allah bersamamu “.

U?U�O�U� O�U�O?U�O�O?O�US U?US “O�U�U?O�O�U�” (1/ 314):
” O?UZUS : O?U�U�U� O?U?U�UZUSU�U? O?UZU� O�U�U�U� U�UZO�U�U�U?U?O? . U?UZU�U?U�U�U� O�UZO?U?USO� O�O?U�U� O?UZO?U�UZO�O? O�UZO�U?US O�U�U�U� O?UZU�U�U�U?U�UZO�: ” O?U�U� O?UZO�U�U�O? O?U?U�UZUSU�U?U?U� O?O?U� O�U�O?O�U�USU� ” U?UZU�UZO?U�U�UZO�U�U?: O?O�O�O�U� U�U?U� O? U?O?U?U?O�US O?U?U�UZUSU�U?U?U� O?U?O?UZU�U�UZU�U? U?O?U� U�UZO�U�U�U?U?O? U�O�O�U?US ” O�U�O?U�U� .

Az-Zamakhsyari berkata di kitab ” Al-Faiq ” ( 1/314 ) : ” Artinya adalah : Aku sampaikan kepada kalian Aku memuji kepada kalian bahwa Allah Maha Terpuji.

Dan diantaranya adalah hadis Ibnu Abbas Radhiallahu Anhuma : ” Sesungguhnya aku memuji kepada kalian perbuatan membasuh uretra “. Dan artinya adalah : ” Aku senang hal itu untuk kalian, dan aku sampaikan kepada kalian bahwasanya hal itu adalah perbuatan terpuji dan diridhai ( Allah ) “. Selesai.
U?U�O�U� O�O?U� U�U�O?U?O� U?US “U�O?O�U� O�U�O?O�O?” (3/ 157):

Ibnu Manzhur juga berkata di kitab ” Lisanul Arab ” ( 3/157 ) :

” O?UZUS: O?UZO�U�O?U� U�UZO?UZU?UZO? U?O?UZU�O�U� “O?U?U�U�” U�U?U�O�U� “U�UZO?UZ” O? U?UZU�U?USU�UZ: U�UZO?U�U�UZO�U�U?: O?UZO�U�O? O?U?U�USU? U�U?O?U�U�UZO�UZ O�U�U�U�UZU�U? O?UZO?U�UZ U?UZO�UZU�U�UZO? O?U?O?UZO�U�O?U?USO�U?U?UZ O?U?USO�U�O� ” O�U�O?U�U� .
U?USU�O?O� U�U�U?O�O�O?O� O�U?O�O? O�U�O?O�O�U� O�U�U� : (33663) O? U?O�U�U� : (182356) .

Artinya adalah : Aku memuji Allah bersamamu. Sehingga huruf ” Ila/O?U�U� ( kepada ) ” menempati fungsi arti ” Ma’a/U�O? ( bersama ) “.

Ada juga yang mengatakan artinya adalah : ” Aku memuji nikmat Allah Azza Wa Jalla kepadamu dengan menyebutkannya kepadamu “. Selesai.

Dan silahkan dilihat jawaban dari pertanyaan sebagai faidah fatwa nomor : ( 33663 ). Dan nomor : ( 182356 ).

U?O?O�O� U�O�U� O�U�U�O?O�U?U� O?U� O�O�U�U� : O�U�O�U�O? U�U�U� O? U?U�O? O�O�U� O�U�U�U�O�U?O? U�U� O�U�O? O�U�U�U� O?O?O�U�U� U?O?U?O�U� O?U�U� U�O?U�U� .

Dan apabila yang ditanya mengenai keadaannya berkata : ” Alhamdulillah ” maka sungguh dia telah mendapatkan tujuan yang diinginkan dari memuji Allah Ta’ala dan syukur kepada-Nya atas nikmat-nikmat-Nya.

U?O�U�U�U� O?O?O�U�U� O?O?U�U� .

Wallahu Ta’ala A’lam.

Sumber Link :

https://islamqa.info/ar/225955

Related posts

Leave a Comment