MUTIARA SIANG 113

U�U� U�O�U� U�O�U�U� O�U�USU�O� O�U�O?O?U�O�U�OY!.

” *Apakah Kita Membawa Hakikat Islam ?* ”

O?U� U�U�O�U�U? U?O�U�O�U� O?O�O?O?U�O� O?USU� O�U�O�U�USU�O� U?O�U�O�U?O�O� U?O�O�U?O� O�U?O�O� O?O?O?O? U?O?US O�USU?O�U� O?U?O�O� U�U�U� U�U�O�O?O�O? U?O?O?U�U� U�U�U� O�U?O?U�O�O? U?O?O?O�O? U�U�U� U�U�O?O�U�O?

” Sesungguhnya terdapat perbedaan yang sangat kontras antara sebuah hakikat ( bentuk nyata -pent ) dan sebuah gambar. Kita ambil contoh gambar seekor singa, hewan apa yang lebih menakutkan, lebih tinggi suaranya dan lebih berani darinya ?

U?O?U� U?O�U� O�U�O?O?O? U�O�O�U�O�U� U�O�O?U�O�U� U�U?O�U�O�U�O? U?O?U� O�U?O�O� O�U�O?O?O? U�O� O?O�O?O? O?O�O?O�U�O? O�O?U� U?U�U? U?O�U� O�U�O�U?U� O�U�O�O?USO� O�U�O�US USO�U�U� O�U�USU�O� O�U�O�USO�O� U?O�U�O?O?U?O� U?US O?O�O�O?O?U� O�U�O�O?USO�O� O�U�O?O�USO�O�O? USO?O?O�USO? O�U�U? O�U�O�U?U� O?U� USU�O?U� O�U?O�O� O�U�O?O?O?O?

Meskipun seekor singa adalah hewan yang besar dan kekar lagi berwibawa namun jika hanya sebuah gambar maka tidak mampu menakuti seorang pun, bahkan seandainya itu adalah anak kecil yang membawa hakikat kehidupan dan perasaan di jemarinya yang kecil lagi lentik mampu dia untuk merobek gambar singa tersebut,

O�U�O�O?O�O? USO�U�O? O?U�U� O�U?O�O� U�O�O� O�U�O?O?O?O? U?O�U�O?O?O? U�O� USO?O�U?O? O?U� U�U?O?U� U?U�O� USU�U?U� O�U�U�O�O?U� O?U� O�U�O?O�U�O�U�: (O?U?U� USUZO?U�U�U?O?U�U�U?U�U? O�U�O�U�U?O?UZO�O?U? O?UZUSU�O�O�U� U�U�UZO� USUZO?U�O?UZU�U�U?O�U?U?U�U? U�U?U�U�U�U? O�UZO?U?U?UZ O�U�O�U�UZO�U�U?O?U? U?UZO�U�U�U�UZO�U�U�U?U?O?U?). [O�U�O�O�:73].

Seekor lalat yang sedang duduk di atas gambar singa ini juga tidak mampu dia ( singa ) melindungi dirinya sendiri sebagaimana di dalam Al-Quran mengenai para patung : ” Jika lalat itu merampas sesuatu dari mereka, tiadalah mereka dapat merebutnya kembali dari lalat itu. Amat lemahlah yang menyembah dan amat lemah (pulalah) yang disembah “. ( Al-Hajj : 73 ).

U�U�O? O?O�O?O� U?O�USO� U�U� O�U�U�O�O?U�O?O�O? O�U�O?O?U�O�U�USO� O�U?O�O� O?O?U�O�U�USO�O? U?U?U�O?O? O�U�O�U�USU�O� O�U�O?O?U�O�U�USO�O? O?U�U�O� U�O?O?U? U�U?U?O?U�O� U?O?U�O� O?O�O?O� U�U?O?US U�O?U?U�O? O?U�U�US O?O?O?U? U�U?O?US U?O?USO�U?U� USO� O?O�U?O�U�US U�U�O?O�U�US O?O�U�USU�O� O�U�O?O?U�O�U�. [ U�O�O�O�O�O�O? O?O?U�O�U�USO� U?US O�U�U?U?O� U?O�U�O?O?U?O� U�O?O?US O�U�O�O?U� O�U�U�O?U?US 1/ 161- 162].

Sungguh kini banyak sekali masyarakat muslim hanya nampak sebagai sebuah gambar keislaman saja namun hakikatnya telah sirna. Sesungguhnya kita hanya bisa menyeru diri-diri kita dan aku mengantarkan diriku bersama kalian.

Sesungguhnya aku menyeru diriku dan kalian wahai saudara-saudaraku untuk berhias dengan islam yang sebenarnya “.

( Muhadharat Islamiyyah Fil Fikri Wad Dakwah. Oleh Abul Hasan An-Nadwi : 1/161-162 ).

Sumber Link :

http://ardotalhabdandotnet/senice-part/benefits/24203-2016-06-09-22-32-20

Related posts

Leave a Comment