Beberapa Kata Yang Menyelamatkan Pria Tua

O�U�U?U�U�O�O? O�U�O?US O?U�U�O�O? O�U�O?O�U?O?

O�O?O�U�US O?O�O? O�U�O?O?O�O� O?U�U� O?O?US U�U?U�USU�O� O?O�O? O�U�O?O?O�O? .

” Salah seorang da’i menceritakan kisahnya kepadaku bahwa dirinya diundang untuk menghadiri walimatul urs salah seorang pemuda.

U?U�O�U� O�U�O?O�O? U�U�O?USO�: USO�U�USO? O?U�U�US U?U�U�O� O?U� O�U�O�U�O�O�O� U�O?U�U� USU?O�O? O?USU�U�O� O�O�U� O?O�O�U?O? O�U�O?O?O?USU� U?U�U? U�O� USO�U�US U?U�O? U�O�O�U�O�U� U�O�O�O�O�U� U?U�U� USO?O?O�O? .

Pemuda itu berkata kepada Syaikh ( da’i ) tersebut : ” Wahai Syaikh sekiranya anda berkenan menyampaikan materi tentang shalat, sebab diantara kami ada seoramg pria tua yang telah mencapai usia 70 tahun namun dia tidak melaksanakan shalat. Dan kami pun telah berusaha menasehatinya berulang kali akan tetapi dia tidak mau menerima.

USU�U?U� O�U�O?USO�: U?O�O?O?O?U�O? O?O�U�U�U� U?O?O�O?O�O? O?U� O�U�O�U�O�O� U?O?O?O� U?O�O�O�U�U�O� U?O�O�U?O�O� O?O�U?U�O�O? U?O?U�O�U?U�U�O� O�U�O?O?O�O? U?O�O�O�O? ..

Syaikh berkata : ” Lalu aku memenuhi permintaannya dengan memohon pertolongan kepada Allah dan menyampaikan materi seputar shalat dan beberapa keutamaan serta bahaya meninggalkannya. Dan kami pun malam selepas itu aku berpamitan pulang.

U?O?O?O? O?USO�U� U�O�O?U�O? O�U�O?O�O? U?U�U? U�O?O�U?O� .

Setelah beberapa hari berlalu, aku ( Syaikh ) menemui pemuda yang mengundangku nampak raut kegemberiaan terpancar dari wajahnya.

U�O�U�: USO�O?USO� U�O?O?O�U? O?O?U� O�U�U? O�U�U? O�U�O�O�U� O�U�O?O�U?O? O?O�U?U� O?U�U� O�U�O�U�O�O� U�U� U?O�O� O�U�U? O�U�USU?U� O�U�O�O�U�US .

Dia pun berkata : ” Wahai Syaikh aku ingin menyampaikan kabar gembira kepada anda bahwasanya pria tua yang tempo lalu kita singgung dia telah berubah menjadi rajin menjaga shalat sejak fajar hari kedua setelah acara itu.

U?U�U? U�O?O?U�O� O?U�USU�O� O?O�U�O? O�U�U�U� ..

Dia senantiasa melaksanakannya ( shalat ) segala puji hanya milik Allah ..

U?O?O�O? O?U�O?USU� O�U� U�O�O? O�O�U�U� O�U�U�U� .

Dan dia pun menjalani kehidupan sehari-hari selama dua tahun setelah itu dia meninggal dunia Rahimahullahu ( semoga Allah merahmatinya ) “.

U?U�O�O� : U?U� U�U� U?U�U�O� O?U�U�O�U�O� O�U�U? O�U�O?O�O?USO� U?O�U�O? O?O?O?O�U� U?US U�O?O�USO� O�U�O?O�O�USU�O? U?O?O?U�U� U?USU? O?O�O? O�U�U? O�U�O?O�U?O? U�U� O?O�U? O�U�O�U�O�O� O?O?O?O? U?U�U�O�O? O�O�O�O? U�U� O�U�U? O�U�O?O�O?USO� .

*Selayang pandang* ( penulis kisah ini ) : ” Berapa banyak kata yang disampaikan oleh da’i ( Syaikh ) tadi menjadi sebab datangnya hidayah kepada orang lain. Maka renungkanlah bagaimana pria tua itu bertaubat dari perbuatannya yang meninggalkan shalat lantaran beberapa kata yang keluar dari lisan da’i itu ?

U?U�O?U� O�O?U� O�U�U? O�U�O?O�O?USO� U�U� O?U?O� U?O?USO� U?US O?O?O�O� O�U�U? O�U�O�O�U� .

Barangkali kejujuran ( niat ) da’i itu memiliki peran yang besar dalam menciptakan pengaruh terhadap pria tua tersebut “.

U�U�O?O� : O?O�US O�U�O?O�O?USO� O�O�U�O� O�U�U�O�O?U�O? U?O�O�O�O� O�U�U�U�O�O?O?O�O? U?O�O?O?U?O? U�U� O�O�U?O�U? U?US O?U?O�USU� O�U�U�O�O? U�U�O�USO� U?U�O?U� O�U�U�U� USU?O?O? O?U�U� USO?USU? O�U�O�USO� U�U�U� .

*Renungan* ( penulis kisah ini ) : Saudaraku da’i ( penyeru ) kepada Allah, berbaurlah engkau kepada masyarakat dan hadirilah acara-acara yang mereka adakan ( selama tidak melanggar syariat – pent ). Dan manfaatkan kehadiranmu untuk memberikan nasehat kepada mereka untuk berbuat baik ! Sebab bisa jadi Allah menulis kebaikan untuk mereka melalui kedua tanganmu ( sebab dirimu ) “.

Oleh : Syaikh Sulthan Al-Umari Hafizhahullahu

Sumber Link :

http://www.denana.com/supervisor/articles.aspx?article_no=16606

Related posts

Leave a Comment