Jenjang Dalam Menuntut Ilmu

U?U?O�O�O? O�U�O?USO� O?.O?. O�O�U�O� O?U�O?US:
*Faidah Nasehat Syaikh. DR. Shalih Sindi* :

?Y�?| U�O�O�O?O? O?U�U�US O�U�O?U�U� |?Y�?

?Y?� ( U?US O�U�O�O?USO� O�U�U�O?U�U?O� O�U�U�O?U?O�O?O� U�O�U� i�? ” U�O�O� O�U�U�U� O�U�O�O?O� O?U�O? U�U�O�U�O?US U?U?O?O�U�O� U?O?O?O�U�O� U?U�O� O?U�O?U�O� U?O�O? U�U?O?U�U�UZO? O?U?O?U� U�U� O?O�U�O?”.
Di dalam hadits yang masyhur dan mutawatir Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda :
a�?Semoga Allah mencerahkan (mengelokkan rupa) orang yang mendengar hadits dariku, lalu dia memahami hingga (kemudian) dia menyampaikannya (kepada orang lain), sebab berapa banyak orang yang disampaikan kepadanya ilmu lebih paham dari yang mendengar a�?.

a�� U?US O�U�O�O?USO� O?O?O�O�O� O?O?USU�O� U�U�O�O?O�US O�U�O?U�U�O? U?U�US U?U?O?U�U� O?O�U�U�O�O�O�O� -U?U�US O�O?U� O�U�U?O�U�-
Dalam hadis tersebut ada kabar gembira yang begitu agung bagi orang-orang yang menyebarkan ilmu, yaitu Keberuntungan dengan anugerah An-Nadharah – wajah yang elok -.

?Y�?U?U?U�O� O?U�U�U� O?O�U?O� O�U�O?U�U� O�U�O�US O?U� O�U?O?U� O�U�O?USU�O�U� U?O?U� O?O�O?U� O�U�O�USO�O�O� U?O?U� O�U�U�U� O�O�O?O�U�U� O?U�U� O�U�U? O?O�U�O�U?O?U� U?O�U�O?U�O�O� U?O�U�U�O�O�O�O�.
Disebabkan mereka telah berupaya menyebarkan ilmu yang dengannya iman dan kehidupan menjadi baik, maka Allah membalas upaya mereka itu dengan kebaikan, kebahagiaan dan wajah yang elok.

?Y�?U?U?US O�U�O�O?USO� O?O?O�O�O� O?U�U� U�O�O�O?O? O�U�O?U�U� U?U�O� USU�O?O?US O?U� USO?U�U?U� O�O�U�O? O�U�O?U�U� U?USU�.
Di dalam hadis ini pun ada sebuah isyarat akan jenjang ilmu dan fase yang layak dijalani oleh seorang penuntut ilmu.

U?U�O�U� O�U�U�O�O�O?O? U�US U?U�O� U�O�U� O�O?U� O�U�U�O?O�O�U? :
Tingkatan ilmu ini sebagaimana yang diuraikan oleh Ibnul Mubarok :

” O?U?U� O�U�O?U�U�:
Ilmu yang pertama adalah :

U?- O�U�U�USO� .
Niat

U?- O�U� O�U�O�O?O?U�O�O? .
Kemudian memperhatikan

U?- O�U� O�U�U?U�U�
Lalu memahami

U�- O�U� O�U�O?U�U� .
Setelah itu mengamalkan

U?- O�U� O�U�O�U?O? .
Baru kemudian menghapal

U�- O�U� O�U�U�O?O� “.
Pada akhirnya disebarkan “.

O�a�? A�a???Y??a??A� a�?O�

?Y�ZU?O�U�O?U?U� O�U�U�USO�: U?O�O�O�O� O?U�U� O?O�O�USO� O�U�U�USO�O�
Yang pertama adalah niat : maka bersemangatlah untuk memperbaiki niat ;

a�? U?O�O?O?O?U? O?U� O�U�O?O?O?O? U�U�U�O?
Berharaplah dengan ilmu tersebut dalam rangka beribadah kepada Allah,

a�? O�U�U?U? O?U� USO�U?O? O�U�U�U� O?U? U�O�U� O�U�O?O�USO?O�O?
Berniatlah agar Allah menjaga Syariat ini dengan sebab dirimu,

a�? O�U�U?U? O�U?O? O�U�O�U�U� O?U� U�U?O?U?O?
Berniatlah untuk mengangkat kebodohan dari dirimu,

a�? O�U�U?U? O�U�O?O?U?O� O?U�U� O�U�U�U� O?O�U?O? O�U�O�U�U� O?U� O?USO�U?.
Berniatlah untuk berdakwah kepada Allah dengan mengangkat kebodohan dari selainmu.

?Y�ZU?O�U�O�O�U�US O�U�O�O?O?U�O�O?: O?U�O�O? U?O?O�O?U� O?O�O� O�U�O?U�U� O?U�O?U?O? U?O?U�O�O�O? U?O�U�O?U�USU�O�O�
Kedua adalah memperhatikan : diamlah dan perbaguslah caramu dalam mengambil ilmu dengan tidak tergesa-gesa, diam dan tenang,

U?O�U�O?U�U� USO�O?O�O� O?U�U� O?O?O? U?US O?O�O�U�. U?U�O� O?O? O?U� O?U?U?U� O?USU� USO?USU? O�U�O?O?U?O�O? O�U�O?US O?U�O?U? O?U�O� U�O�O� O�U�O?U�U� O�O?U� U�O�USU?U?O?U?.
Sebab ilmu membutuhkan adab dalam proses mengambilnya. Dan selayaknya engkau memiliki peralatan yang dapat engkau ikat ilmu tersebut agar tidak berlalu darimu.

?Y�ZU?O�U�O�O�U�O� O�U�U?U�U�: U?O�O�O�O� O?U�U� O�U�U?U�U� U?O�U�O?O?U�USU�O� U�O?U�U� U�U? O�U�U�U�O�U?O?O? U?U�U? O�U�U�O�O�O? O?U�U?U�U� i�? “U?O�O? U�O?U�O? O?U?O?U� U�U� O?O�U�O?”.
Ketiga adalah memahami : maka semangatlah untuk berupaya memahami ( ilmu ) dan memperdalamnya, sebab itulah tujuan ipmu dan inulah yang dimaksud oleh sabda Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam ” sebab berapa banyak orang yang disampaikan kepadanya ilmu lebih paham dari yang mendengar “.

U?U�O� USO?O�O� O�U�O?U�U?O� U?USU?U�O� O�O?U?U�O� O?U� USU?U�U� U�O� O?U�U�US O?U�USU� O?U�U� U?O�U�U�.
Maka janganlah dia mengambil semua perkara dengan kondisi apapun itu disepakati, namun hendaknya memahami apa yang disampaikan kepadanya sebagaimana mestinya.

?Y�ZU?O�U�O�O�O?O? O�U�O?U�U�: U?U�US O�U�O�U�O�O� O�U�O?U�U� U�U�O?U�U�.
Keempat adalah mengamalkan : dan ini adalah buah yang paling penting dari sebuah ilmu.

?Y�ZU?O�U�O�O�U�O? O�U�O�U?O?: U?O?O?U?U�U� USO�USO? O�U�O?U�U�O? U?U�U? O?U�O�O? U?U?U�U� O?O?U?U� O�U?O? U�U� USO?U� O�U�O?U�U�.
Kelima adalah menghapal : sebab tanpa hal itu tentulah akan sirna ilmu, seandainya dia duam dan paham namun tanpa menghapal ilmu tidak akan ada.

?Y�ZU?O�U�O?O�O?O? O�U�U�O?O�: U?U�US O�U�O�U�O�O� O�U�O�O�U�USO� O�U�O?U�U� U�U�O?U�U�.)
Dan keenam adalah menyebarkan : dan ini adalah buah kedua yang paling penting bagi ilmu.

O�a�? A�a???Y??a??A� a�?O�

?Y�?( O?.O?. O�O�U�O� O?U�O?US – O?O�O� U�USU�USO� O�U�O�U?U�US – O�U�O?O�O? O�U�O�O�U�O� )
( Ustadz. DR. Shalih Sindi – Syarah Mimiyyah Al-Hakami – Pelajaran Ketiga )

O�a�?a�?a�? A�a???Y??a??A� a�?a�?a�?O�
?Y�?U�U�O�O� U?U?O�O�O? O�U�O?USO� O?.O?.O�O�U�O� O?U�O?US:

t.me/magmoatsindi

Related posts

Leave a Comment