Menafsirkan Mimpi Melalui Televisi

O�U�O?O�O�U� O�U�O�O�U�O� O?O?O� : O�U�O�O�U� O?U� O�O�USU� O�U�O?U�U?O�O? OY O?U�O?U�U� USO?O�U� O�U�O?USO� O?O�U�U�O�O? U?USU�O�U?U� O?O�U�O�U�U�U� U?O�U�O?USO� USU?O?O�U�O� U�U�U�

Fatwa Syaikh Masyhur Bin Hasan Ali Salman Hafizhahullahu Ta’ala

Pertanyaan ke-13 :
Bolehkah menafsirkan mimpi melalui televisi ? Dalam arti seorang Syaikh berinteraksi dengan orang-orang ( pemirsa televisi ) kemudian mereka menceritakan mimpinya setelah itu Syaikh tersebut menafsirkannya untuk mereka.

Jawaban :
Orang yang hendak menafsirkan ( mimpi ) butuh mengetahui keadaan orang yang bermimpi dan pertemuan langsung lebih baik dari komunikasi melalu telepon atau televisi, namun apabila si penafsir ( mimpi ) tadi mengetahui keadaan orang yang bermimpi dan mampu bertanya mengenai perkara-perkara yang harus ada ( dari mimpi tersebut ) maka mungkin saja ini dapat dilakukan tanpa bertatap muka secara langsung. Mungkin saja ini bisa terjadi, bisa memungkinkan tanpa bertatap muka secara langsung. Akan tetapi aku tidak mengetahui dimana keberadaan para pakar tafsir mimpi tsb pada hari ini, sebab kenyataannya para pentafsir mimpi sekarang kerap menjual ucapan ( mereka ).

Menyingkap tafsir mimpi bersamaan dengan adanya media-media modern yang belum dimiliki orang-orang terdahulu membutuhkan wawasan luas, kemampuan, bakat, pengalaman, kemahiran mendasar dan pondasi-pondasi tafsir mimpi serta hal2 yang terkait dengannya. Dan aku melihat banyak orang yang menafsirkan mimpi tidak mampu untuk menyingkap ini. Dan kepada Allah saja kita mengadu.

Majelis Fatawa Al-Jumuah

13 Jumadal Ula 1438 H / 10 Februari 2017 M

Link Fatwa :

السؤال الثالث عشر : الرؤى عن طريق التلفاز ؟ بمعنى يتصل الشيخ بالناس فيقصون أحلامهم والشيخ يفسرها لهم

Layanan Mutiara Nasehat Berharga Dari Majelis Syaikh Masyhur Bin Hasan Ali Salman.a??a??

Related posts

Leave a Comment