Hukum Sedekah Dengan Harta Riba

O�U?U� O�U�O�O?U�O� O?O?U�U?O�U� O�U�O�O?O�

U�O�U� U�U� O�U�O?U�O�U� U�U� O?O�O?U� O�U�O?U?U� O�U�O?O?U�O�U�USO�O? U�O?U�U� O?O�U�U�O?USU�O� O�U�U�U�U?O�O�O? U?U�O?O?U� O?U� O�U?U� O�U�O�U�O?U?O�O? O?O?U�U?O�U� O�U�O�O?O� U�U� O�U�O?U�U?U?:
Pertanyaan :
Kami adalah para pekerja di salah satu negeri muslim yaitu kota Madinah Al-Munawwarah, dan kami ingin menanyakan hukum memanfaatkan harta riba ( bunga ) dari bank :

O?U?U�O�U�: U�U� USO�U?O? U�U�O� O?O�O� O�U�O�O?O� U�U� O?U�U? O�U�O?U�U?U? U?U�O?O�O?U� O?U� O?U�U� O�U�U?U�O�O�O?O? U?O?U�O�O? O?U?O� O�U�O�USO� O?O?U� O?O�U?U� U�U�U�OY
Pertama :
Apakah dibolehkan kami mengambil riba ( bunga ) dari bank tersebut dan setelah itu kami sedekahkan kepada orang-orang fakir, membangun lembaga sosial sebagai pengganti membiarkan ( bunga bank tersebut ) untuk mereka ( bank ) ?

O�O�U�USO�U�: O?O�O� U?O�U� U�O�O� O?USO� O�O�O�O?O? U?U�U� USO�U?O? U?O�O? O�U�U�U�U?O? U?US O?U�U? O�U�O?U�U?U?O� U�O?U�O� O�O�U?O�O� O�U?O?U� U�U� O�U�O?O�U�O� U?O�U�O�USO�O? O?O?U?U� O�O?O?U�O�U� O�U�O�O?O�O? U�O? O�U�O?U�U� O?O?U� O�U�O?U�U? USO?O?U�U� U�O� O?O�U� U?USU�OY U?O?O?O? O�U�U�U� O�O�O�U?U�O? U?U�U?O? O?U?U� U?O?U?U�O�U?U� U�U�O� USO�O?U� U?USO�O�O�U�.
Kedua :
Apabila tidak dibolehkan, apakah boleh menyimpan uang di bank tersebut; dengan alasan darurat untuk menjaga keutuhannya dari pencurian dan agar tidak hilang namun tanpa mengambil riba ( bunga ) bank itu dengan menyadari bahwa pihak bank akan tetap menambah nominal riba ( bunga ) selama uang tersimpan di bank itu.

O?O�O� O?O?O? O�U�O�O�U?O�O� O?U�U� O�U�O�U?O? O?U� O�O�USU� O�U�O?U�U?U? O�U�O�O?U?USO�O? U?U�O� O�O�O� U?US O�U�U? – O?U� O?O�O? O�U�U�U� -O� U�U�U?U�U� O?O?O�O�U�U�:A�A�U?UZU�UZO?U� U?UZO�U�UZU�UZ U�UZU?U?U� U�U�UZO� O�UZO�U�UZU�UZ O?UZU�UZUSU�U?U?U�U� O?U?U�O�U�UZ U�UZO� O�O�U�O�U?O�U?O�U�O?U?U�U� O?U?U�UZUSU�U�U?.
Jawaban :
Apabila kebutuhan mendesak menuntut adanya penjagaan harta melalui pihak bank ribawi maka tidak mengapa ( menyimpannya ) – InsyaAllah – berdasarkan firman Allah :
” Padahal sesungguhnya Allah telah menjelaskan kepada kamu apa yang diharamkan-Nya atasmu, kecuali apa yang terpaksa kamu memakannya “. ( Al-An’am : 119 ).

U?U�O�O?U? O?U� O�U�O?O�U?USU� O?U� O�O�USU�U�O� U�U� O�U�O�O�U?O�O�O? O�U�O?O�U�O� U?US U�O�O� O�U�O?O�O�O? U?U�U?O�O� O�U�O?USO?O�O? U?USU�O� U�U�O�O�U?O�O�O? O?O?U?U� O�O?O?O�O�O� O�U�U?O�O�O?O�O? U?O?U� O?U?O?O? O?U�USU� O�U�U?O�O�O?O� U�U� O?U?U� O?O�O� U?U�O� O�O?U?O�U�O? U?U�O� O?O?O? O?O?O�O�U� U�O�O�U?U�O� U?US O�U�U�O?O�O�USO? O�U�O�USO�USO� – U?U�O?O�O?O?O� O�U�U?U�O�O�O? U?O�U�O?O�U�O�O? U?U�O�U? O�U�U? – U�O� U�USU�O?U�U?U�O�O? O?U? USU�O?U?O? O?U�O�O? O?U� U�US U?US O�U?U� O�U�U�O�U� O�U�O�US USO�O� O?O�U?U� U�U�U?U?O�O� O?O�U�U�O?U�U�USU�O? U�O? U?U?U�U� U�U� U�U?O?O? O?USO� O�O�O�O? O� U?O�O�U?U� U?USU�O� USU�U?O? O�U�U�O?U�U�USU� O?U?U�U� U�U� O?O�U?U� U�U�U?U?O�O�O� USO?O?O?USU�U?U� O?U� O?U�U� U�O� O�O�U� O�U�U�U�.
Dan tidak diragukan lagi bahwasanya proses pengiriman ( uang ) melalui jasa bank termasuk perkara darurat yang umum di masa kini, begitu juga menyimpan uang termasuk darurat tanpa adanya syarat mendapatkan bunga.

Namun apabila pihak bank memberikan bunga kepada nasabah tanpa syarat dan kesepakatan maka tidak mengapa mengambil ( bunga bank ) itu untk kemudian dialokasikan pada jalan-jalan kebaikan – *seperti orang-orang fakir, orang-orang yang terlilit hutang dan sebagainya.

Bukan tujuan mengambil bunga tersebut adalah untuk memiliki atau memanfaatkannya, akan tetapi hukumnya adalah lebih kepada munculnya madharat yang akan ditimbulkan oleh orang-orang kafir kepada kaum muslimin apabila ( bunga bank ) tersebut tidak diambil dengan tetap hukum harta itu adalah harta yang haram. Maka mengalokasikannya kepada hal yang bermanfaat bagi kaum muslimin lebih utama daripada meninggalkannya untuk orang-orang kafir dimana mereka akan gunakan di jalan yang diharamkan Allah.

U?O?U� O?U�U?U� O�U�O?O�U?USU� O?U� O�O�USU� O�U�O?U�U?U? O�U�O?O?U�O�U�USO� O?U? U�U� O�O�U� U�O?O�O�O�O? U�U� USO�O? O�U�O?O�U?USU� O?U� O�O�USU� O�U�O?U�U?U? O�U�O�O?U?USO�O? U?U�U?O�O� O�U�O?USO?O�O?O? O?O�O� O?USO?O� U?US O?U�U?U? O?O?U�O�U�USO� O?U? U�O?O�O�O� O?O?U�O�U�USO�O? U�U� USO�O? O�U�O?USO?O�O? U?US O�U�O?U�U?U? O�U�O�O?U?USO�O� U�O?U?O�U� O�U�O�O�U?O�O�O? U?U�O� USO�U?O? U�U�U�O?U�U� O?U� USO?O�U�U� O�U�U?U?O�O� U?U�O� O?USO�U�U� U�O?O�U�U�O� O�O?U?USO�O? U?U�U? O?O�O�O? O?O?U� O?U�U�U? O�U�U?O�O�O?O�O? O?U� O?O�O�O? O�O�U?U�O� U?US U�O?O�O�USO? O�USO�USO�O� U�O?U� O�U�O?O?O�U�U� O?O�U�O�O?O� U�O�O�U� O?O�U�U�O� U?O�U�O?O�U�O�O?O? U?U�O� USO�U?O? U?O?U�U� U?U�U? U�O�O? O?O?U� O�U�O�U�O?U?O�O? O?O�U�U?O�O�O?O� U�U�U?O?U�. U?O�U�U�U� U?U�US O�U�O?U?U?USU�.
Apabila memungkinkan mengirim ( mentransfer ) uang melalui bank-bank islam atau cara lain yang hukumnya mubah maka tidak boleh mengirim uang melalui bank-bank ribawi, begitu juga ketika ingin menyimpan uang apabila dapat diupayakan dilakukan di bank-bank islam atau tempat-tempat penyimpanan di lembaga islam maka tidak boleh menyimpan uang di bank-bank ribawi sebab ( saat itu ) telah hilang alasan daruratnya.

Dan tidak boleh bagi seorang muslim bermuamalah kepada orang-orang kafir dan selain mereka dengan muamalah yang terdapat unsur riba meskipun seandainya dia berniat tidak menginginkan mendapat bunga ( bank ) namun hanya ingin mengalokasikannya kepada jalan-jalan kebaikan, sebab bermuamalah dengan riba hukumnya haram berdasarkan keterangan dari Al-Quran dan As-Sunnah serta ijma. Sehingga tidak boleh melakukannya meskipun dengan niat tidak memanfaatkan bunga ( bank ) untuk dirinya, wallahu waliyyut taufiq.

Sumber Fatwa :

https://www.binbaz.org.sa/fatawa/3949

Related posts

Leave a Comment