MERAYAKAN TAHUN BARU HIJRIYYAH

ﺣﻜﻢ ﺍﻻﺣﺘﻔﺎﻝ ﺑﺮﺃﺱ ﺍﻟﺴﻨﺔ ﺍﻟﻬﺠﺮﻳﺔ ﻭﺗﻌﻄﻴﻞ ﺍﻟﻌﻤﻞ فيه

” *Hukum Merayakan Akhir Tahun Hijriah dan libur Dari Kegiatan Pada Hari Itu* ”

ﺍﻟﺴﺆﺍﻝ
ﻫﻞ ﻳﺠﻮﺯ ﺍﻟﻌﻤﻞ ﻳﻮﻡ ﻋﻴﺪ ﺭﺃﺱ ﺍﻟﺴﻨﺔ ﺍﻟﻬﺠﺮﻳﺔ ﻭﻟﻤﺎﺫﺍ ﺳﻤﻲ ﺑﻔﺎﺗﺢ ﻣﺤﺮﻡ؟

Pertanyaan :
Apakah boleh melakukan aktivitas pekerjaan di perayaan akhir tahun Hijriah dan mengapa dinamakan dengan – awal bulan Muharram – ?

ﺍﻹﺟﺎﺑــﺔ
ﺍﻟﺤﻤﺪ ﻟﻠﻪ ﻭﺍﻟﺼﻼﺓ ﻭﺍﻟﺴﻼﻡ ﻋﻠﻰ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﻋﻠﻰ ﺁﻟﻪ ﻭﺻﺤﺒﻪ، ﺃﻣﺎ ﺑﻌـﺪ :
Jawaban :
Segala puji bagi Allah. Semoga shalawat dan salam senantiasa tercurah atas Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam, keluarga dan para sahabatnya. Adapun setelah itu.

ﻓﺈﻥ ﺍﻟﻌﻤﻞ ﺍﻟﻮﻇﻴﻔﻲ ﻳﺠﻮﺯ ﻓﻲ ﻫﺬﺍ ﺍﻟﻴﻮﻡ ﻛﻤﺎ ﻳﺠﻮﺯ ﻓﻲ ﻏﻴﺮﻩ، ﺛﻢ ﺇﻥ ﻫﺬﺍ ﺍﻟﻴﻮﻡ ﻟﻴﺲ ﻋﻴﺪﺍ ﺷﺮﻋﻴﺎ ﻛﻤﺎ ﺑﻴﻨﺎ ﻓﻲ ﺍﻟﻔﺘﻮﻯ ﺭﻗﻢ : 26883 .

Sesungguhnya aktifitas bekerja di hari ini boleh sebagaimana di hari-hari lain. Kemudian hendaknya dipahami bahwa hari ini bukan merupakan hari raya yang syar’i , sebagaimana telah kami jelaskan dalam fatwa nomor 26883.

ﻟﻤﺎ ﻓﻲ ﺣﺪﻳﺚ ﺃﻧﺲ ﺑﻦ ﻣﺎﻟﻚ ﺭﺿﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻨﻪ ﻗﺎﻝ : ﻗﺪﻡ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﺍﻟﻤﺪﻳﻨﺔ ﻭﻟﻬﻢ ﻳﻮﻣﺎﻥ ﻳﻠﻌﺒﻮﻥ ﻓﻴﻬﻤﺎ، ﻓﻘﺎﻝ : ﻣﺎ ﻫﺬﺍ ﺍﻟﻴﻮﻣﺎﻥ؟ ﻗﺎﻟﻮﺍ : ﻛﻨﺎ ﻧﻠﻌﺐ ﻓﻴﻬﻤﺎ ﻓﻲ ﺍﻟﺠﺎﻫﻠﻴﺔ، ﻓﻘﺎﻝ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ : ﺇﻥ ﺍﻟﻠﻪ ﻗﺪ ﺃﺑﺪﻟﻜﻢ ﺑﻬﻤﺎ ﺧﻴﺮﺍً ﻣﻨﻬﻤﺎ : ﻳﻮﻡ ﺍﻷﺿﺤﻰ ﻭﻳﻮﻡ ﺍﻟﻔﻄﺮ . ﺭﻭﺍﻩ ﺃﺑﻮ ﺩﺍﻭﺩ، ﻭ ﺃﺣﻤﺪ، ﻭ ﺍﻟﻨﺴﺎﺋﻲ ﻋﻠﻰ ﺷﺮﻁ ﻣﺴﻠﻢ .
Sebagaimana dalam hadits Anas bin Malik Radhiallahu Anhu dimana dia berkata : ” Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam tiba di kota Madinah sedangkan penduduk ( kota Madinah ) memiliki dua hari raya yang mereka manfaatkan untuk bersenang-senang, kemudian Nabi bertanya : ” Dua hari raya apa ini ?? ” Mereka menjawab : ” Kami bersenang-senang pada hari tersebut saat zaman Jahiliyah dulu. Maka Nabi bersabda : ” Sesungguhnya Allah Subhanahu Wa Ta’ala mengganti bagi kalian dua hari raya yang lebih baik yaitu hari idul Adha dan hari raya Idul Fitri ”. (HR. Abu Dawud, Ahmad dan An-Nasa’i sesuai syarat muslim)

ﻭﻷﻥ ﺳﺒﺒﻪ ﺣﺼﻞ ﻓﻲ ﻋﻬﺪ ﺍﻟﺴﻠﻒ ﻭﻟﻢ ﻳﺤﺘﻔﻠﻮﺍ ﺑﻪ ﻭﻟﻮ ﻛﺎﻥ ﻓﻲ ﺫﻟﻚ ﺧﻴﺮ ﻟﺴﺒﻘﻮﻧﺎ ﺇﻟﻴﻪ .

Karena disebabkan pada masa terdahulu ( ulama salaf -pent-) mereka tidak merayakannya. seandainya ada kebaikan ( dalam perayaan tersebut ) tentulah mereka akan terlebih dahulu melakukannya sebelum kita.

ﻭﺇﻧﻤﺎ ﺛﺒﺖ ﻓﻲ ﺍﻟﺤﺪﻳﺚ ﺍﻟﺤﺾ ﻋﻠﻰ ﺻﻮﻡ ﻳﻮﻡ ﻋﺎﺷﻮﺭﺍﺀ ﻭﻫﻮ ﺍﻟﻴﻮﻡ ﺍﻟﻌﺎﺷﺮ ﻣﻦ ﺍﻟﺸﻬﺮ،

Dan yang ada hanyalah disebutkan dalam hadits anjuran untuk melakukan puasa Asyura yaitu tanggal 10 bulan Muharram.

ﻓﺈﻧﻪ ﺻﺢ ﻋﻦ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻛﻤﺎ ﻓﻲ ﺍﻟﺒﺨﺎﺭﻱ ﻋﻦ ﺍﺑﻦ ﻋﺒﺎﺱ ﻗﺎﻝ : ﻗﺪﻡ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻓﺮﺃﻯ ﺍﻟﻴﻬﻮﺩ ﺗﺼﻮﻡ ﻳﻮﻡ ﻋﺎﺷﻮﺭﺍ ﻓﻘﺎﻝ ﻣﺎ ﻫﺬﺍ؟ ﻗﺎﻟﻮﺍ : ﻫﺬﺍ ﻳﻮﻡ ﺻﺎﻟﺢ ﻫﺬﺍ ﻳﻮﻡ ﻧﺠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﺑﻨﻲ ﺇﺳﺮﺍﺋﻴﻞ ﻣﻦ ﻋﺪﻭﻫﻢ ﻓﺼﺎﻣﻪ ﻣﻮﺳﻰ ﻗﺎﻝ : ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻓﺄﻧﺎ ﺃﺣﻖ ﺑﻤﻮﺳﻰ ﻣﻨﻜﻢ ﻓﺼﺎﻣﻪ ﻭﺃﻣﺮ ﺑﺼﻴﺎﻣﻪ .

Sesungguhnya telah shahih dari Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam sebagaimana yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dari Ibnu Abbas dia berkata : ” Ketika Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam tiba di kota Madinah dan melihat orang-orang Yahudi berpuasa di hari ke-10 bulan Muharram, maka Nabi bertanya kepada mereka : “ Hari apa ini ? ” mereka menjawab : ” Ini adalah hari dimana Allah menyelamatkan Bani Israil dari kejaran musuh mereka sehingga berpuasalah Musa “. Nabi Bersabda : ” Sesungguhnya aku lebih berhak terhadap Musa daripada kalian, maka beliau pun berpuasa dan memerintahkan untuk berpuasa”

ﻭﻗﺪ ﺫﻛﺮﻧﺎ ﻓﻲ ﺍﻟﻔﺘﻮﻯ ﺭﻗﻢ : 7466 ، ﺇﻧﻜﺎﺭ ﺷﻴﺦ ﺍﻹﺳﻼﻡ ﻟﻤﺎ ﺃﺣﺪﺙ ﻣﻦ ﺇﻗﺎﻣﺔ ﺷﻌﺎﺋﺮ ﺍﻟﻔﺮﺡ ﻭﺍﻟﺴﺮﻭﺭ ﻭﺷﻌﺎﺋﺮ ﺍﻟﺤﺰﻥ ﻓﻴﻪ .

Begitu pula telah kami sebutkan dalam fatwa nomor : 7466 tentang pengingkaran Syaikhul Islam mengenai aktifitas yang dilakukan dengan menampakkan perasaan senang, bahagia dan rsedih di hari tersebut.

ﻭﺃﻣﺎ ﺗﺴﻤﻴﺔ ﺍﻟﻴﻮﻡ ﺍﻷﻭﻝ ﻣﻦ ﺭﺃﺱ ﺍﻟﺴﻨﺔ ﻓﺎﺗﺢ ﺍﻟﻤﺤﺮﻡ ﻓﻸﻧﻪ ﻫﻮ ﺍﻟﻴﻮﻡ ﺍﻟﺬﻱ ﺍﻓﺘﺘﺢ ﺑﻪ ﺍﻟﺸﻬﺮ ﺍﻟﻤﺤﺮﻡ .
ﻭﺍﻟﻠﻪ ﺃﻋﻠﻢ .

Adapun penamaan hari pertama di penghujung tahun dengan awal bulan Muharram karena hari pertama di tahun baru tersebut dibuka oleh bulan Muharram.

Allahu alam

fatwa.islamweb.net/fatwa/index.php?page=showfatwa&Option=FatwaId&Id=145751

Sumber Link :

PERAYAAN DI PENGHUJUNG TAHUN

Related posts

Leave a Comment