Keutamaan Puasa Bulan Muharram dan Puasa Asyura

ﻓﻀﻞ ﺻﻴﺎﻡ ﺷﻬﺮ ﻣﺤﺮﻡ، ﻭﺻﻴﺎﻡ ﻋﺸﻮﺭﺍﺀ

ﻣﺘﻰ ﻳﺒﺪﺃ ﺻﻴﺎﻡ ﺷﻬﺮ ﺍﻟﻤﺤﺮﻡ ﺃﻭ ﺻﻴﺎﻡ ﻋﺎﺷﻮﺭﺍ، ﻫﻞ ﻳﺒﺪﺃ ﻓﻲ ﺃﻭﻝ ﺍﻟﻤﺤﺮﻡ، ﺃﻭ ﻓﻲ ﻭﺳﻄﻪ، ﺃﻭ ﻓﻲ ﺁﺧﺮﻩ، ﻭﻛﻢ ﻋﺪﺩ ﺻﻴﺎﻣﻪ؟ ﻷﻧﻲ ﺳﻤﻌﺖ ﺃﻥ ﺻﻴﺎﻡ ﻋﺎﺷﻮﺭﺍ ﻳﺒﺪﺃ ﻣﻦ ﻭﺍﺣﺪ ﻣﺤﺮﻡ ﺇﻟﻰ ﻋﺸﺮﺓ ﻣﺤﺮﻡ . ﻭﻓﻘﻜﻢ ﺍﻟﻠﻪ

Pertanyaan :
Kapan dimulai berpuasa di bulan Muharram atau puasa Asyura ?? Apakah dimulai sejak awal Muharram, pertengahan, atau di akhir. Dan berapa jumlah harinya ? Karena aku pernah mendengar bahwa puasa Asyura dimulai sejak tanggal 1 sampai 10 Muharram. Semoga Allah memberikan taufik kepada anda.

ﻳﻘﻮﻝ ﺍﻟﻨﺒﻲ – ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ :- ‏( ﺃﻓﻀﻞ ﺍﻟﺼﻴﺎﻡ ﺑﻌﺪ ﺭﻣﻀﺎﻥ ﺷﻬﺮ ﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﻤﺤﺮﻡ ‏) ﻭﻫﻮ ﻋﺎﺷﻮﺭﺍﺀ، ﻭﺍﻟﻤﻌﻨﻰ ﺃﻧﻪ ﻳﺼﻮﻣﻪ ﻛﻠﻪ ﻣﻦ ﺃﻭﻟﻪ ﺇﻟﻰ ﺃﺧﺮﻩ، ﻣﻦ ﺃﻭﻝ ﻳﻮﻡ ﻣﻨﻪ ﺇﻟﻰ ﻧﻬﺎﻳﺘﻪ، ﻫﺬﺍ ﻣﻌﻨﻰ ﺍﻟﺤﺪﻳﺚ، ﻭﻟﻜﻦ ﻳﺨﺺ ﻣﻨﻪ ﻳﻮﻡ ﺍﻟﺘﺎﺳﻊ ﻭﺍﻟﻌﺎﺷﺮ، ﺃﻭ ﺍﻟﻌﺎﺷﺮ ﻭﺍﻟﺤﺎﺩﻱ ﻋﺸﺮ ﻟﻤﻦ ﻟﻢ ﻳﺼﻤﻪ ﻛﻠﻪ،

Jawaban :
Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda : ” Sebaik-baik puasa setelah puasa Ramadhan adalah puasa di bulan Allah Muharram ”. Yakni Asyura, dan maknanya adalah Nabi puasa sebulan penuh dari awal sampai akhir. Sejak hari pertama sampai dengan hari akhir, ini adalah makna hadits akan tetapi secara khusus dari perintah itu puasa hari ke-9 dan ke-10 bulan Muharram atau hari ke-10 dan ke-11 bagi yang tidak berpuasa seluruhnya.

ﻷﻥ ﺍﻟﻨﺒﻲ – ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ – ﻛﺎﻥ ﻳﺼﻮﻡ ﻋﺎﺷﻮﺭﺍﺀ ﻓﻲ ﺍﻟﺠﺎﻫﻠﻴﺔ، ﻭﻛﺎﻧﺖ ﺗﺼﻮﻣﻪ ﻗﺮﻳﺶ ﺃﻳﻀﺎً، ﻓﻠﻢ ﻗﺪﻡ ﺍﻟﻤﺪﻳﻨﺔ – ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺼﻼﺓ ﻭﺍﻟﺴﻼﻡ – ﻭﺟﺪ ﺍﻟﻴﻬﻮﺩ ﻳﺼﻮﻣﻮﻧﻪ، ﻓﺴﺄﻟﻬﻢ ﻋﻦ ﺫﻟﻚ ﻓﻘﺎﻟﻮﺍ : ﺇﻧﻪ ﻳﻮﻡٌ ﻧﺠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻓﻴﻪ ﻣﻮﺳﻰ ﻭﻗﻮﻣﻪ، ﻭﺃﻫﻠﻚ ﻓﺮﻋﻮﻥ ﻭﻗﻮﻣﻪ، ﻓﺼﺎﻣﻪ ﺷﻜﺮﺍً ﻟﻠﻪ ﺻﺎﻣﻪ ﻣﻮﺳﻰ ﺷﻜﺮﺍً ﻟﻠﻪ ﻭﻧﺤﻦ ﻧﺼﻮﻣﻪ، ﻭﻗﺎﻝ ﺍﻟﻨﺒﻲ – ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ :- ‏( ﻧﺤﻦ ﺃﺣﻖ ﻭﺃﻭﻟﻰ ﺑﻤﻮﺳﻰ ﻣﻨﻜﻢ ‏) ﻭﺻﺎﻣﻪ ﻭﺃﻣﺮ ﺑﺼﻴﺎﻣﻪ،

Karena Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam pernah berpuasa hari Asyura ketika zaman Jahiliyah, demikian juga orang-orang Quraisy berpuasa pada masa itu. Ketika Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tiba di kota Madinah beliau mendapatkan orang-orang Yahudi sedang berpuasa, maka beliau bertanya kepada mereka dan mereka menjawab : ” Sesungguhnya ini adalah hari dimana Allah Subhanahu Wata’ala menyelamatkan Musa dan kaumnya serta menenggelamkan Firaun beserta pasukannya, maka dia ( Musa ) berpuasa sebagai tanda syukur kepada Allah dan kami pun juga berpuasa karenanya. Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda : ” (( Kami lebih berhak terhadap Musa daripada kalian)) “. Dan akhirnya beliaupun berpuasa serta memerintahkan manusia untuk berpuasa.

ﻓﺎﻟﺴﻨﺔ ﺃﻥ ﻳﺼﺎﻡ ﻫﺬﺍ ﺍﻟﻴﻮﻡ ﻳﻮﻡ ﻋﺎﺷﻮﺭﺍﺀ، ﻭﺍﻟﺴﻨﺔ ﺃﻥ ﻳﺼﺎﻡ ﻗﺒﻠﻪ ﻳﻮﻡ ﺃﻭ ﺑﻌﺪﻩ ﻳﻮﻡ، ﻟﻤﺎ ﺭﻭﻱ ﻋﻨﻪ – ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺼﻼﺓ ﻭﺍﻟﺴﻼﻡ – ﺃﻧﻪ ﻗﺎﻝ : ‏( ﺻﻮﻣﻮﺍ ﻳﻮﻣﺎً ﻗﺒﻠﻪ ﻭﻳﻮﻣﺎً ﺑﻌﺪﻩ ‏) ، ﻭﻓﻲ ﻟﻔﻆ : ‏( ﻳﻮﻣﺎً ﻗﺒﻠﻪ ﺃﻭ ﻳﻮﻣﺎً ﺑﻌﺪﻩ ‏) ﻭﻓﻲ ﺣﺪﻳﺚ ﺁﺧﺮ : ‏( ﻟﺌﻦ ﻋﺸﺖ ﺇﻟﻰ ﻗﺎﺑﻞ ﻷﺻﻮﻣﻦ ﺍﻟﺘﺎﺳﻊ ﻳﻌﻨﻲ ﻣﻊ ﺍﻟﻌﺎﺷﺮ ‏) ،

Sehingga yang disunnahkan untuk berpuasa adalah di hari Asyura dan disunnahkan berpuasa di hari sebelum dan sehari sesudahnya, sebagaimana dijelaskan dari beliau Alaihis Shalatu Wassalam bahwa beliau bersabda : ” Berpuasalah kalian di hari sebelum *dan* sesudahnya ”.

Dalam lafadz lain : ” Berpuasalah di hari sebelum *atau* sesudahnya “. Dalam hadis yang lain : ” Jika aku hidup di tahun yang akan datang aku akan berpuasa di hari ke-9″. Yaitu bersama tanggal 10

ﻓﻬﺬﺍ ﻫﻮ ﺍﻷﻓﻀﻞ، ﺃﻥ ﻳﺼﺎﻡ ﺍﻟﻌﺎﺷﺮ ﻷﻧﻪ ﻳﻮﻡ ﻋﻈﻴﻢ ﺣﺼﻞ ﻓﻴﻪ ﺧﻴﺮٌ ﻋﻈﻴﻢ ﻟﻤﻮﺳﻰ ﻭﺍﻟﻤﺴﻠﻤﻴﻦ، ﻭﺻﺎﻣﻪ ﻧﺒﻴﻨﺎ ﻣﺤﻤﺪ – ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺼﻼﺓ ﻭﺍﻟﺴﻼﻡ – ، ﻓﻨﺤﻦ ﻧﺼﻮﻡ ﺍﻟﺘﺎﺳﻊ ﺑﻨﻴﻨﺎ – ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺼﻼﺓ ﻭﺍﻟﺴﻼﻡ – ، ﻭﻋﻤﻼً ﺑﻤﺎ ﺷﺮﻉ – ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺼﻼﺓ ﻭﺍﻟﺴﻼﻡ – ، ﻭﻧﺼﻮﻡ ﻣﻊ ﻳﻮﻣﺎً ﻗﺒﻠﻪ ﺃﻭ ﻳﻮﻣﺎً ﺑﻌﺪﻩ ﻣﺨﺎﻟﻔﺔ ﻟﻠﻴﻬﻮﺩ،

Inilah yang lebih utama, yaitu berpuasa di tanggal 10 karena hari itu adalah hari yang agung terdapat di dalamnya kebaikan yang besar untuk Musa dan kaum muslimin, dan Nabi kita Muhammad Alaihis Shalatu Wassalam juga berpuasa. Sehingga kita juga berpuasa tanggal 9 mengikuti nabi Alaihis Shalatu Wassalam dan sebagai bentuk mengamalkan yang telah disyriatkan beliau Alaihis Shalatu Wassalam dan kita pun berpuasa sehari sebelum atau sesudahnya untuk menyelisihi orang-orang Yahudi.

ﻭﺍﻷﻓﻀﻞ ﺍﻟﺘﺎﺳﻊ ﻣﻊ ﺍﻟﻌﺎﺷﺮ ﻟﺤﺪﻳﺚ ‏( ﻟﺌﻦ ﻋﺸﺖ ﺇﻟﻰ ﻗﺎﺑﻞ ﻷﺻﻮﻣﻦ ﺍﻟﺘﺎﺳﻊ ‏) ﻓﺈﻥ ﺻﺎﻡ ﺍﻟﻌﺎﺷﺮ ﻭﺍﻟﺤﺎﺩﻱ ﻋﺸﺮﺓ ﺃﻭ ﺻﺎﻡ ﺍﻟﺜﻼﺙ ﻓﻜﻠﻪ ﺣﺴﻦ ﻳﻌﻨﻲ ﺻﺎﻡ ﺍﻟﺘﺎﺳﻊ ﻭﺍﻟﻌﺎﺷﺮ ﻭﺍﻟﺤﺎﺩﻱ ﻋﺸﺮ ﻛﻠﻪ ﻃﻴﺐ، ﻭﻓﻴﻪ ﻣﺨﺎﻟﻔﺔ ﻟﻠﻴﻬﻮﺩ، ﻓﺈﻥ ﺻﺎﻡ ﺍﻟﺸﻬﺮ ﻛﻠﻪ ﻓﻬﻮ ﺃﻓﻀﻞ ﻟﻪ .

Yang paling utama adalah hari ke-9 dan hari ke-10 sebagaimana hadits : ” Jika aku masih hidup di tahun yang akan datang aku akan berpuasa di hari ke-9 “. Adapun berpuasa di hari ke-10 dan ke-11 atau berpuasa 3 hari maka semuanya itu adalah baik, karena tujuannya adalah menyelisihi orang-orang Yahudi. Namun jika berpuasa sebulan penuh maka ini yang utama untuknya.

www.binbaz.org.sa/noor/4898

Sumber Link :

BERPUASA SEBULAN DIBULAN MUHARRAM

Related posts

Leave a Comment