Berbakti Kepada Orang Tua Sebab Datangnya Rizki

A�O?O� O�U�U?O�U�O?USU� O?O?O? U�U�O�O?U�
A�

U?U�O? O�O�O�O�U� U?US O?O�U� 1425 U�U� U?O�O�O�O? U�U?O�U?O? U�U�O?O�U?O� U? U�U�O? U�U�U� : O?U�U?O�U� O�U�O?O?US U�O?U?U� ( U�U?O�O� O?U�U�O?U�US O�U�O�USO�O� ) O?O�USO? U�U� U?U� U?O�O�O? USO�U?O� U�U?U�U? O?O�O� U?US O�USO�O?U� .

Aku pernah melaksanakan ibadah haji pada tahun 1425 H kemudian aku utarakan tema materi kepada para hadirin saat itu seraya berkata : ” Judul kajianku bersama kalian adalah ” *Beginilah Kehidupan Mengajarkanku* “. Aku ingin setiap yang hadir di sini menyebutkan pengalaman kehidupannya “.

U�O�U� U�US O?O�O? O�U�O?O�U?O� O�U�O�O�O�O� U�O?U�O� U�U� O�U�O?O�O?U� : O�U�O?O�U� O�U�U�O�O�US U?U�O? U�U?O?U? U?US O?O�O?U� O�U�O?O�U?O�O? U?U�O?U�O? O�O?O?U�O�U�O?US U?O?O?O�U?U�US O�U�U?U�US 3200O?USU�O�O�.

Salah seorang saudara ( yang hadir ) jamaah haji yang berasal dari Yordania menuturkan kisahnya kepadaku : ” Tahun lalu aku seorang pegawai di salah satu perusahaan kemudian aku mengajukan surat pengunduran diri, setelah itu mereka memberikan tunjangan sebesar 3200 dinar “.

USU�U?U�: O�O?O?U�U�O? O�U�U�O?U�O? U?U�O� O?U�U�U? O?USO�U� O�U?O�U� O�USO�O?US.

Dia berkata : ” Aku pun menerima nominal yang telah ditentukan dan tidak memiliki selain itu sepanjang hidupku “.

USU�U?U�: U�U�O� O�O�O?O? O?U�U� O�U�O?USO? U?O�U� O�U�U?U�O? U�O?U� O�U�O�O� , O?O�U�O? O�U�O?USO? U?O?O�O?O�O? U?O�U�O?US O?U�O�U� O�U�U�U?O�U?O�O� U�U� O�U�O?U�U�.

Dia berkata pula : ” Tatkala aku kembali ke rumah – saat itu sebelum menunaikan ibadah haji – dan masuk segera aku memberitahukan ayahku mengenai uang tunjangan ini.

U?U�O�U� U�US U?O�U�O?US U?U?O�U�O?O?US : U�O�USO?U? O?U� O?O?U?O? U�O�O� O�U�U�O?U�O? U�O?O�U� O?U� U�O�O�.

Maka ayah dan ibuku lantas berkata : ” Kami ingin engkau membiayai kami untuk menunaikan ibadah haji dengan uang itu.

USU�U?U�: O?U?O?O? O�U�U�O?U�O? U?U?O�U�U�U� U�O� O?U�U�U? O?USO� U�O�O� O�U�U�O?U�O?.

( Pemuda itu ) berkata : ” Lalu aku gunakan uang itu untuk membiayai mereka, dan demi Allah aku tidak memiliki uang selain itu .

U?O�U�O?O? O?U�U� U�U?O�O?O? O�U�O?U?O� O�U�O?US O?U�O?U� O?O?U�O� O�U�O�O�O�O� U?US O�U�O?O�O?U� U?O?U?O?O? O�U�U�O?U�O? U?U?O?O?O? U?O�U�O?US U?U?O�U�O?O?US.

Segera aku berangkat menuju kantor travel ( perjalanan ) yang menangani urusan jamaah haji di Yordania setelah itu aku urus pembiayaan perjalanan dan setelah selesai akupun mengantarkan ayah dan ibuku untuk melakukan perjalanan ibadah haji.

USU�U?U� : U?O?O?O? O?O?O?U?O?USU� U?U�U�O� O�O�O?U?O� O?O�U�O? U?US O?U�U� O?O�O� .

( pemuda itu ) berkata : ” Setelah berlalu dua minggu dan mereka kembali dari perjalanan haji aku telah bekerja di tempat lain.

USU�U?U� : U?O�O?O�U� O?U�US U�O?USO� O�U�O?O�U?O� O�U�O?O�O?U�O� U?U�O�U�: U�O?USU? U�U?O�U?O�O� U?U�O�O?O? O?U� O?O?O?US O?O?O?U�U�U�O�.

( pemuda itu ) melanjutkan : ” Tiba-tiba direktur perusahaan tempat bekerjaku yang dulu menghubungi seraya berkata : ” Engkau memiliki tunjangan dan harap segera datang untuk menerimanya “.

U�O�O�O? – O?U�U� – U�O� USU�U�U? O?USO? U?U?U� O�U�U�O?U�O? O�O�U?U� U�U?O�U�O?USU� U?US O�U�O�O�.

( Penulis kisah ini : ” Perhatikanlah – pemuda itu – tidak memiliki apapun, seluruh uangnya dia gunakan untuk keperluan ibadah haji kedua orang tuanya.

USU�U?U� : O�U�O?O? O?U�USU�U� U?O?U?U�O?O? O?U� USO?O�U?U�US U�O?U�O?O�U� USO?USO�O�U� U�O?U�US U�U� O?O?U?U�O? O?U� U�US U�U?O�U?O�O� O?O�U�O�U�.

( pemuda itu ) berkata : ” Akhirnya setelah mendengar kabar dari perusahaan lama aku bergegas pergi menemui mereka. Awalnya aku mengira mereka akan memberikanku beberapa nominal saja sebab pada asalnya aku tidak mengira memiliki tunjangan lain.

O�U� O?O�U�O? O?U�U� O�U�U�O?USO� U?O?O?O�O�U�US O�U�O?USU? U?O?O�O� U?USU� 3200 O?USU�O�O�.

Kemudian aku menemui sang direktur lalu dia memberikan sebuah cek kepadaku yang tertulis di atasnya sejumlah 3200 dinar.

USO� O?O�O?O� U?O�U�U�U� , U�U�O? O?U?O? U�U?O�U�O?USU� 3200 O?USU�O�O� U?USO?O?USU� U�U?O? O�U�U�O?U�O? O?O?O? O?USO�U�.

( Penulis kisah ini ) : ” Demi Allah sungguh mengherankan ! Sungguh pemuda itu membiayai perjalanan ibadah haji kedua orang tuanya dengan mengeluarkan biaya 3200 dinar. Ternyata dengan setelah beberapa hari dia mendapatkan uang dengan nilai yang sama “,

U?U�O�O� :
U�O?U� O?U�U?U� O?U�U� U?O�U�O?USU? U?O?USO?O?USU? O�U�O�O?U� U�U� O�USO� U�O� O?O�O?O?O? ( U?UZU�UZU�U� USUZO?U�UZU�U? O�U�U�U�UZU�UZ USUZO�U�O?UZU�U� U�UZU�U? U�UZO�U�O�UZO�U�O� )[O�U�O�U�O�U�:2] O?U�USO? O�U�O?O� O?O�U�U?O�U�O?USU� U�U� O�U�O?U�U?U� OY

*Selayang pandang* :
Ya. Berinfaklah untuk kedua orang tuamu ! Dan niscaya akan datang kepadamu rizki dari arah yang tidak diduga-duga. Allah berfirman : ( ” Dan barangsiapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan memberikan jalan keluar “. ) ( At-Thalaq : 2 ). Bukankah berbakti kepada orang tua termasuk ketakwaan ?

O?U�USO? O�U�O?U�U?O�U� O?U�USU�U� U�U� O?O?O?U� O�U�O?O?U�O�U� O?U�O? O�U�U�U� O?O? U?O�U� OY.

Bukankah berinfaq kepada mereka termasuk amal terbesar di sisi Allah Azza Wa Jalla ?

Oleh : *Syaikh Sulthan Al-Umari Hafizhahullahu*

Sumber Link :

http://www.denana.com/supervisor/articles.aspx?article_no=11683

Related posts

Leave a Comment