APA ITU PERBUATAN SYIRIK ??

ﺗﻮﺿﻴﺢ ﻣﻌﻨﻰ ﺍﻟﺸﺮﻙ ﺑﺎﻟﻠﻪ
PENJELASAN MAKNA SYIRIK KEPADA ALLAH TA’ALA

ﻣﺎ ﻫﻮ ﺍﻟﺸﺮﻙ ﻭﻣﺎ ﺗﻔﺴﻴﺮ ﻗﻮﻟﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ : ﻳَﺎ ﺃَﻳُّﻬَﺎ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﺁﻣَﻨُﻮﺍ ﺍﺗَّﻘُﻮﺍ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻭَﺍﺑْﺘَﻐُﻮﺍ ﺇِﻟَﻴْﻪِ ﺍﻟْﻮَﺳِﻴﻠَﺔَ؟
Apa itu syirik ? Dan apa tafsir firman Allah Ta’ala : ” Wahai orang-orang yang beriman bertakwalah kalian kepada Allah dan carilah jalan yang mendekatkan diri kepada-Nya (wasilah) ” ?? ( Al-Maidah : 53 ).

ﺍﻟﺸﺮﻙ ﻋﻠﻰ ﺍﺳﻤﻪ ﻫﻮ ﺗﺸﺮﻳﻚ ﻏﻴﺮ ﺍﻟﻠﻪ ﻣﻊ ﺍﻟﻠﻪ ﻓﻲ ﺍﻟﻌﺒﺎﺩﺓ ﻛﺄﻥ ﻳﺪﻋﻮ ﺍﻷﺻﻨﺎﻡ ﺃﻭ ﻏﻴﺮﻫﺎ ، ﻳﺴﺘﻐﻴﺚ ﺑﻬﺎ ﺃﻭ ﻳﻨﺬﺭ ﻟﻬﺎ ﺃﻭ ﻳﺼﻠﻲ ﻟﻬﺎ ﺃﻭ ﻳﺼﻮﻡ ﻟﻬﺎ ﺃﻭ ﻳﺬﺑﺢ ﻟﻬﺎ ، ﻭﻣﺜﻞ ﺃﻥ ﻳﺬﺑﺢ ﻟﻠﺒﺪﻭﻱ ﺃﻭ ﻟﻠﻌﻴﺪﺭﻭﺱ ﺃﻭ ﻳﺼﻠﻲ ﻟﻔﻼﻥ ﺃﻭ ﻳﻄﻠﺐ ﺍﻟﻤﺪﺩ ﻣﻦ ﺍﻟﺮﺳﻮﻝ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﺃﻭ ﻣﻦ ﻋﺒﺪ ﺍﻟﻘﺎﺩﺭ ﺃﻭ ﻣﻦ ﺍﻟﻌﻴﺪﺭﻭﺱ ﻓﻲ ﺍﻟﻴﻤﻦ ﺃﻭ ﻏﻴﺮﻫﻢ ﻣﻦ ﺍﻷﻣﻮﺍﺕ ﻭﺍﻟﻐﺎﺋﺒﻴﻦ ﻓﻬﺬﺍ ﻛﻠﻪ ﻳﺴﻤﻰ ﺷﺮﻛﺎ ،
Syirik berdasarkan namanya, yakni menyekutukan selain Allah dengan Allah dalam beribadah, seperti menyembah patung, atau selainnya. Beristighasah dengannya, atau bernadzar untuknya, shalat, berpuasa atau menyembelih untuknya. Dan seperti menyembelih untuk Al-Badawi, atau untuk Al-Idrus, atau shalat untuk si fulan, atau meminta pertolongan kepada Nabi Shalallahu Alaihi Wasallam atau kepada Abdul Qodir Al-Jaelani, Al-Idrus di Yaman atau selainnya dari orang -orang yang telah meninggal, dan orang-orang yang tidak bersama mereka, maka ini semuanya dinamakan syirik.

ﻭﻫﻜﺬﺍ ﺇﺫﺍ ﺩﻋﺎ ﺍﻟﻜﻮﺍﻛﺐ ﺃﻭ ﺍﻟﺠﻦ ﺃﻭ ﺍﺳﺘﻐﺎﺙ ﺑﻬﻢ ﺃﻭ ﻃﻠﺒﻬﻢ ﺍﻟﻤﺪﺩ ﺃﻭ ﻣﺎ ﺃﺷﺒﻪ ﺫﻟﻚ ، ﻓﺈﺫﺍ ﻓﻌﻞ ﺷﻴﺌﺎ ﻣﻦ ﻫﺬﻩ ﺍﻟﻌﺒﺎﺩﺍﺕ ﻣﻊ ﺍﻟﺠﻤﺎﺩﺍﺕ ﺃﻭ ﻣﻊ ﺍﻷﻣﻮﺍﺕ ﺃﻭ ﺍﻟﻐﺎﺋﺒﻴﻦ ﺻﺎﺭ ﻫﺬﺍ ﺷﺮﻛﺎ ﺑﺎﻟﻠﻪ ﻋﺰ ﻭﺟﻞ ،
Demikian juga jika berdoa dengan bintang-bintang atau berdoa kepada jin, beristighosah kepada mereka atau meminta pertolongan dan yang semisalnya, maka apabila ada orang yang melakukan ibadah ini dengan benda-benda mati atau orang-orang yang telah meninggal, dan orang-orang yang tidak terlihat keberadaannya maka ( ibadah ) tersebut menjadi bentuk kesyirikan kepada Allah Azza Wa Jalla.

قال ﺍﻟﻠﻪ ﺟﻞ ﻭﻋﻼ : } ﻭَﻟَﻮْ ﺃَﺷْﺮَﻛُﻮﺍ ﻟَﺤَﺒِﻂَ ﻋَﻨْﻬُﻢْ ﻣَﺎ ﻛَﺎﻧُﻮﺍ ﻳَﻌْﻤَﻠُﻮﻥَ { ‏[ 1 ‏]
Allah Jalla Wa Alaa berfirman : (( “ Jika mereka berbuat kesyirikan maka sungguh akan dihapuskan dari mereka apa yang telah mereka lakukan)) ¹.

ﻭﻗﺎﻝ ﺳﺒﺤﺎﻧﻪ :
} ﻭَﻟَﻘَﺪْ ﺃُﻭﺣِﻲَ ﺇِﻟَﻴْﻚَ ﻭَﺇِﻟَﻰ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﻣِﻦْ ﻗَﺒْﻠِﻚَ ﻟَﺌِﻦْ ﺃَﺷْﺮَﻛْﺖَ ﻟَﻴَﺤْﺒَﻄَﻦَّ ﻋَﻤَﻠُﻚَ ﻭَﻟَﺘَﻜُﻮﻧَﻦَّ ﻣِﻦَ ﺍﻟْﺨَﺎﺳِﺮِﻳﻦَ {
‏[ 2 ‏]
Dan Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman : (( “ Dan sungguh telah kami wahyukan kepadamu dan kepada orang-orang sebelum kamu, Jika kamu berbuat kesyirikan, maka akan di hapuskan semua amalmu dan kamu termasuk orang-orang yang merugi.))².

ﻭﻣﻦ ﺍﻟﺸﺮﻙ ﺃﻥ ﻳﻌﺒﺪ ﻏﻴﺮ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﺒﺎﺩﺓ ﻛﺎﻣﻠﺔ ، ﻓﺈﻧﻪ ﻳﺴﻤﻰ ﺷﺮﻛﺎ ﻭﻳﺴﻤﻰ ﻛﻔﺮﺍ ، ﻓﻤﻦ ﺃﻋﺮﺽ ﻋﻦ ﺍﻟﻠﻪ ﺑﺎﻟﻜﻠﻴﺔ ﻭﺟﻌﻞ ﻋﺒﺎﺩﺗﻪ ﻟﻐﻴﺮ ﺍﻟﻠﻪ ﻛﺎﻷﺷﺠﺎﺭ ﺃﻭ ﺍﻷﺣﺠﺎﺭ ﺃﻭ ﺍﻷﺻﻨﺎﻡ ﺃﻭ ﺍﻟﺠﻦ ﺃﻭ ﺑﻌﺾ ﺍﻷﻣﻮﺍﺕ ﻣﻦ ﺍﻟﺬﻳﻦ ﻳﺴﻤﻮﻧﻬﻢ ﺑﺎﻷﻭﻟﻴﺎﺀ ﻳﻌﺒﺪﻫﻢ ﺃﻭ ﻳﺼﻠﻲ ﻟﻬﻢ ﺃﻭ ﻳﺼﻮﻡ ﻟﻬﻢ ﻭﻳﻨﺴﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﺑﺎﻟﻜﻠﻴﺔ ﻓﻬﺬﺍ ﺃﻋﻈﻢ ﻛﻔﺮﺍ ﻭﺃﺷﺪ ﺷﺮﻛﺎ ، ﻧﺴﺄﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﻌﺎﻓﻴﺔ ،
Dan di antara bentuk kesyirikan adalah beribadah kepada selain Allah dengan ibadah yang sempurna maka itu disebut dengan kesyirikan dan kekufuran, maka barangsiapa berpaling dari Allah secara keseluruhan dan menjadikan ibadahnya kepada selain Allah seperti pohon-pohon, batu-batu, berhala-berhala, jin atau sebagian orang-orang mati yang mereka sebut dengan “ WALI “ kemudian dia menyembah mereka, shalat untuk mereka dan berpuasa untuk mereka serta melupakan Allah secara keseluruhan maka ini adalah bentuk kekufuran dan kesyirikan terbesar. Kita meminta kepada Allah perlindungan.

ﻭﻫﻜﺬﺍ ﻣﻦ ﻳﻨﻜﺮ ﻭﺟﻮﺩ ﺍﻟﻠﻪ ، ﻭﻳﻘﻮﻝ ﻟﻴﺲ ﻫﻨﺎﻙ ﺇﻟﻪ ﻭﺍﻟﺤﻴﺎﺓ ﻣﺎﺩﺓ ﻛﺎﻟﺸﻴﻮﻋﻴﻴﻦ ﻭﺍﻟﻤﻼﺣﺪﺓ ﺍﻟﻤﻨﻜﺮﻳﻦ ﻟﻮﺟﻮﺩ ﺍﻟﻠﻪ ﻫﺆﻻﺀ ﺃﻛﻔﺮ ﺍﻟﻨﺎﺱ ﻭﺃﺿﻠﻬﻢ ﻭﺃﻋﻈﻤﻬﻢ ﺷﺮﻛﺎ ﻭﺿﻼﻻ ﻧﺴﺄﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﻌﺎﻓﻴﺔ ،
Demikian juga yang mengingkari wujud Allah dan mengatakan tidak ada sesembahan dan kehidupan ini hanyalah materi belaka, seperti keyakinan orang-orang Komunisme dan orang-orang Atheisme yang mengingkari wujud Allah, mereka adalah seingkar-ingkarnya, dan sesesat- sesatnya manusia dan termasuk sebesar-besarnya kesyirikan dan kesesatan , Kita meminta kepada Allah perlindungan.

ﻭﺍﻟﻤﻘﺼﻮﺩ ﺃﻥ ﺃﻫﻞ ﻫﺬﻩ ﺍﻻﻋﺘﻘﺎﺩﺍﺕ ﻭﺃﺷﺒﺎﻫﻬﺎ ﻛﻠﻬﺎ ﺗﺴﻤﻰ ﺷﺮﻛﺎ ﻭﺗﺴﻤﻰ ﻛﻔﺮﺍ ﺑﺎﻟﻠﻪ ﻋﺰ ﻭﺟﻞ ، ﻭﻗﺪ ﻳﻐﻠﻂ ﺑﻌﺾ ﺍﻟﻨﺎﺱ ﻟﺠﻬﻠﻪ ﻓﻴﺴﻤﻰ ﺩﻋﻮﺓ ﺍﻷﻣﻮﺍﺕ ﻭﺍﻻﺳﺘﻐﺎﺛﺔ ﺑﻬﻢ ﻭﺳﻴﻠﺔ ، ﻭﻳﻈﻨﻬﺎ ﺟﺎﺋﺰﺓ ﻭﻫﺬﺍ ﻏﻠﻂ ﻋﻈﻴﻢ .
Dan maksud uraian ini adalah bahwa pelaku keyakinan-keyakinan ini dan semisalnya semuanya dinamakan syirik dan kekufuran kepada Allah Azza Wajalla, dan sungguh telah terjatuh dalam kesalahan sebagian manusia karena kebodohannya dimana mereka menyebut berdoa kepada orang yang sudah meninggal, dan beristighatsah kepada mereka sebagai “ WASILAH “, dan mengganggap boleh hukumnya dan ini adalah kesalahan yang besar.

ﻷﻥ ﻫﺬﺍ ﺍﻟﻌﻤﻞ ﻣﻦ ﺃﻋﻈﻢ ﺍﻟﺸﺮﻙ ﺑﺎﻟﻠﻪ ، ﻭﺇﻥ ﺳﻤﺎﻩ ﺑﻌﺾ ﺍﻟﺠﻬﻠﺔ ﺃﻭ ﺍﻟﻤﺸﺮﻛﻴﻦ ﻭﺳﻴﻠﺔ ، ﻭﻫﻮ ﺩﻳﻦ ﺍﻟﻤﺸﺮﻛﻴﻦ ﺍﻟﺬﻱ ﺫﻣﻬﻢ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﻋﺎﺑﻬﻢ ﺑﻪ ، ﻭﺃﺭﺳﻞ ﺍﻟﺮﺳﻞ ﻭﺃﻧﺰﻝ ﺍﻟﻜﺘﺐ ﻹﻧﻜﺎﺭﻩ ﻭﺍﻟﺘﺤﺬﻳﺮ ﻣﻨﻪ ،
Karena sesungguhnya amalan ini termasuk sebesar-sebesarnya kesyirikan kepada Allah meskipun sebagian orang yang tidak paham atau orang-orang musyrik menamainya dengan wasilah. Dan ini adalah agama orang-orang musyrik yang telah dicela Allah atasnya dan telah dihinakan atas mereka, sehingga Allah mengutus para rasul dan menurunkan Al-Kitab untuk mengingkarinya dan mengingatkan ( manusia ) darinya.

ﻭﺃﻣﺎ ﺍﻟﻮﺳﻴﻠﺔ ﺍﻟﻤﺬﻛﻮﺭﺓ ﻓﻲ ﻗﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﺰ ﻭﺟﻞ : } ﻳَﺎ ﺃَﻳُّﻬَﺎ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﺁﻣَﻨُﻮﺍ ﺍﺗَّﻘُﻮﺍ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻭَﺍﺑْﺘَﻐُﻮﺍ ﺇِﻟَﻴْﻪِ ﺍﻟْﻮَﺳِﻴﻠَﺔَ { ‏[ 3 ‏] .
Dan adapun wasilah yang telah disebutkan dalam firman Allah Azza Wa Jalla : “ Wahai orang-orang yang beriman bertakwalah kepada Allah dan carilah jalan yang mendekatkan diri kepada-Nya (wasilah) “. ³

ﻓﺎﻟﻤﺮﺍﺩ ﺑﻬﺎ ﺍﻟﺘﻘﺮﺏ ﺇﻟﻴﻪ ﺳﺒﺤﺎﻧﻪ ﺑﻄﺎﻋﺘﻪ ، ﻭﻫﺬﺍ ﻫﻮ ﻣﻌﻨﺎﻫﺎ ﻋﻨﺪ ﺃﻫﻞ ﺍﻟﻌﻠﻢ ﺟﻤﻴﻌﺎ ، ﻓﺎﻟﺼﻼﺓ ﻗﺮﺑﺔ ﺇﻟﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻓﻬﻲ ﻭﺳﻴﻠﺔ ، ﻭﺍﻟﺬﺑﺢ ﻟﻠﻪ ﻭﺳﻴﻠﺔ ﻛﺎﻷﺿﺎﺣﻲ ﻭﺍﻟﻬﺪﻱ ، ﻭﺍﻟﺼﻮﻡ ﻭﺳﻴﻠﺔ ، ﻭﺍﻟﺼﺪﻗﺎﺕ ﻭﺳﻴﻠﺔ ، ﻭﺫﻛﺮ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﻗﺮﺍﺀﺓ ﺍﻟﻘﺮﺁﻥ ﻭﺳﻴﻠﺔ ،
Maksud wasilah tersebut adalah mendekatkan diri kepada-Nya Subhanahu Wata’ala dengan mentaatinya, dan inilah maknanya sebagaimana yang disampaikan oleh Ahlul Ilmi semuanya. Sehingga sholat adalah bentuk mendekatkan diri kepada Allah maka dia adalah wasilah, menyembelih karena Allah merupakan wasilah seperti sembelihan dan korban, berpuasa merupakan wasilah, sedekah pun merupakan wasilah begitu juga dzikir kepada Allah dan membaca al-quran merupakan wasilah.

ﻭﻫﺬﺍ ﻫﻮ ﻣﻌﻨﻰ ﻗﻮﻟﻪ ﺟﻞ ﻭﻋﻼ : } ﺍﺗَّﻘُﻮﺍ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻭَﺍﺑْﺘَﻐُﻮﺍ ﺇِﻟَﻴْﻪِ ﺍﻟْﻮَﺳِﻴﻠَﺔَ ﻭَﺟَﺎﻫِﺪُﻭﺍ ﻓِﻲ ﺳَﺒِﻴﻠِﻪِ { ‏[ 4 ‏]
Dan inilah makna firman Allah Azza Wa Jalla : “ Bertakwalah kepada Allah dan carilah jalan yang mendekatkan diri kepada-Nya (wasilah) dan berjihadlah di jalan-Nya “. ⁴

ﻳﻌﻨﻲ ﺍﺑﺘﻐﻮﺍ ﺍﻟﻘﺮﺑﺔ ﺇﻟﻴﻪ ﺑﻄﺎﻋﺘﻪ ، ﻫﻜﺬﺍ ﻗﺎﻝ ﺍﺑﻦ ﻛﺜﻴﺮ ﻭﺍﺑﻦ ﺟﺮﻳﺮ ﻭﺍﻟﺒﻐﻮﻱ ﻭﻏﻴﺮﻫﻢ ﻣﻦ ﺃﺋﻤﺔ ﺍﻟﺘﻔﺴﻴﺮ ، ﻭﺍﻟﻤﻌﻨﻰ ﺍﻟﺘﻤﺴﻮﺍ ﺍﻟﻘﺮﺑﺔ ﺇﻟﻴﻪ ﺑﻄﺎﻋﺘﻪ ﻭﺍﻃﻠﺒﻮﻫﺎ ﺃﻳﻨﻤﺎ ﻛﻨﺘﻢ ﻣﻤﺎ ﺷﺮﻉ ﺍﻟﻠﻪ ﻟﻜﻢ ، ﻣﻦ ﺻﻼﺓ ﻭﺻﻮﻡ ﻭﺻﺪﻗﺎﺕ ﻭﻏﻴﺮ ﺫﻟﻚ ،
Maksudnya adalah “ Carilah jalan yang mendekatkan diri kepada-Nya (wasilah) dengan cara mentaati-Nya, demikian yang dikatakan oleh Ibnu Katsir, Ibnu Jarir, dan Al-Baghawi serta selain mereka dari ulama-ulama tafsir.

Dan maknanya juga carilah ( jalan ) mendekatkan diri kepada-Nya dengan taat kepada-Nya dan tempuhlah itu di mana pun kalian berada dari apa yang Allah syariatkan kepada kalian baik berupa shalat, puasa, dan sedekah serta selain itu.

ﻭﻫﻜﺬﺍ ﻗﻮﻟﻪ ﻓﻲ ﺍﻵﻳﺔ ﺍﻷﺧﺮﻯ :
} ﺃُﻭﻟَﺌِﻚَ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﻳَﺪْﻋُﻮﻥَ ﻳَﺒْﺘَﻐُﻮﻥَ ﺇِﻟَﻰ ﺭَﺑِّﻬِﻢُ ﺍﻟْﻮَﺳِﻴﻠَﺔَ ﺃَﻳُّﻬُﻢْ ﺃَﻗْﺮَﺏُ ﻭَﻳَﺮْﺟُﻮﻥَ ﺭَﺣْﻤَﺘَﻪُ ﻭَﻳَﺨَﺎﻓُﻮﻥَ ﻋَﺬَﺍﺑَﻪُ { ‏[ 5 ‏]
Demikian juga firman Allah dalam ayat yang lain :
“ Mereka (para nabi dan orang-orang shaleh) yang diseru oleh orang-orang musyrik itu, mereka sendiri mencari washilah (jalan) kepada Rabb mereka, (saling berlomba) siapa di antara mereka yang paling dekat kepada-Nya. Mereka juga mengharapkan rahmat-Nya dan mereka juga takut akan adzab-Nya ”.

ﻫﻜﺬﺍ ﺍﻟﺮﺳﻞ ﻭﺍﺗﺒﺎﻋﻬﻢ ﻳﺘﻘﺮﺑﻮﻥ ﺇﻟﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﺑﺎﻟﻮﺳﺎﺋﻞ ﺍﻟﺘﻲ ﺷﺮﻋﻬﺎ ﻣﻦ ﺟﻬﺎﺩ ﻭﺻﻮﻡ ﻭﺻﻼﺓ ﻭﺫﻛﺮ ﻭﻗﺮﺍﺀﺓ ﻗﺮﺁﻥ ﺇﻟﻰ ﻏﻴﺮ ﺫﻟﻚ ﻣﻦ ﻭﺟﻮﻩ ﺍﻟﻮﺳﻴﻠﺔ ، ﺃﻣﺎ ﻇﻦ ﺑﻌﺾ ﺍﻟﻨﺎﺱ ﺃﻥ ﺍﻟﻮﺳﻴﻠﺔ ﻫﻲ ﺍﻟﺘﻌﻠﻖ ﺑﺎﻷﻣﻮﺍﺕ ﻭﺍﻻﺳﺘﻐﺎﺛﺔ ﺑﺎﻷﻭﻟﻴﺎﺀ ﻓﻬﺬﺍ ﻇﻦ ﺑﺎﻃﻞ ،
Demikianlah para rasul dan para pengikut mereka di mana mereka mendekatkan diri kepada Allah dengan wasilah ( sarana ) yang telah disyariatkan meliputi jihad, puasa, shalat dan dzikir serta membaca Al-Quran begitu juga selainnya dari bentuk-bentuk wasilah.

Adapun prasangka sebagian manusia bahwa wasilah itu adalah ketergantungan dengan orang yang sudah mati dan beristighosah kepada para wali maka ini merupakan prasangka yang batil.

ﻭﻫﺬﺍ ﺍﻋﺘﻘﺎﺩ ﺍﻟﻤﺸﺮﻛﻴﻦ ﺍﻟﺬﻳﻦ ﻗﺎﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﻓﻴﻬﻢ : } ﻭَﻳَﻌْﺒُﺪُﻭﻥَ ﻣِﻦْ ﺩُﻭﻥِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻣَﺎ ﻻ ﻳَﻀُﺮُّﻫُﻢْ ﻭَﻻ ﻳَﻨْﻔَﻌُﻬُﻢْ ﻭَﻳَﻘُﻮﻟُﻮﻥَ ﻫﺆﻻﺀ ﺷﻔﻌﺎﺅﻧﺎ ﻋﻨﺪ ﺍﻟﻠﻪ { ‏[ 6 ‏]
Dan ini adalah keyakinan orang-orang musyrik yang sebagaimana Allah katakan tentang mereka :“ Dan mereka menyembah selain daripada Allah apa yang tidak dapat mendatangkan kemudharatan kepada mereka dan tidak (pula) kemanfaatan, dan mereka berkata: “Mereka itu adalah pemberi syafa’at kepada kami di sisi Allah ”. 6

ﻓﺮﺩ ﻋﻠﻴﻬﻢ ﺳﺒﺤﺎﻧﻪ ﺑﻘﻮﻟﻪ : } ﻗُﻞْ ﺃَﺗُﻨَﺒِّﺌُﻮﻥَ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﺑِﻤَﺎ ﻻ ﻳَﻌْﻠَﻢُ ﻓِﻲ ﺍﻟﺴَّﻤَﺎﻭَﺍﺕِ ﻭَﻻ ﻓِﻲ ﺍﻟْﺄَﺭْﺽِ ﺳُﺒْﺤَﺎﻧَﻪُ ﻭَﺗَﻌَﺎﻟَﻰ ﻋَﻤَّﺎ ﻳُﺸْﺮِﻛُﻮﻥَ {
‏[ 7 ‏] .
Maka Allah Subhanahu membantah pernyataan mereka dengan firman-Nya : “ Katakanlah : “Apakah kamu mengabarkan kepada Allah apa yang tidak diketahui-Nya baik di langit dan tidak (pula) di bumi ?” Maha Suci Allah dan Maha Tinggi dan apa yang mereka mempersekutukan (itu) “.

Keterangan Ayat :
‏[ 1 ‏] ﺳﻮﺭﺓ ﺍﻷﻧﻌﺎﻡ ﺍﻵﻳﺔ .88
‏[ 2 ‏] ﺳﻮﺭﺓ ﺍﻟﺰﻣﺮ ﺍﻵﻳﺔ .65
‏[ 3 ‏] ﺳﻮﺭﺓ ﺍﻟﻤﺎﺋﺪﺓ ﺍﻵﻳﺔ .35
‏[ 4 ‏] ﺳﻮﺭﺓ ﺍﻟﻤﺎﺋﺪﺓ ﺍﻵﻳﺔ .35
‏[ 5 ‏] ﺳﻮﺭﺓ ﺍﻹﺳﺮﺍﺀ ﺍﻵﻳﺔ .57
‏[ 6 ‏] ﺳﻮﺭﺓ ﻳﻮﻧﺲ ﺍﻵﻳﺔ .18
‏[ 7 ‏] ﺳﻮﺭﺓ ﻳﻮﻧﺲ ﺍﻵﻳﺔ .18

Sumber Link :

www.binbaz.org.sa/fatawa/28

Related posts

Leave a Comment