PERHITUNGAN HARI AQIQAH

ﻫﻞ ﻳﺤﺴﺐ ﻳﻮﻡ ﺍﻟﻮﻻﺩﺓ ﻣﻦ ﺍﻷﻳﺎﻡ ﺍﻟﺴﺒﻌﺔ ﻋﻨﺪ ﺫﺑﺢ ﺍﻟﻌﻘﻴﻘﺔ
Apakah hari kelahiran dihitung dari hari ketujuh untuk aqiqoh?

ﺍﻟﺴﺆﺍﻝ
ﻛﻴﻒ ﻳﺘﻢ ﺣﺴﺎﺏ ﺍﻟﻴﻮﻡ ﺍﻟﺴﺎﺑﻊ ﻟﺬﺑﺢ ﺍﻟﻌﻘﻴﻘﺔ؟ ﻓﻤﺜﻼ ﺇﺫﺍ ﻭﻟﺪ ﺍﻟﻤﻮﻟﻮﺩ ﻳﻮﻡ ﺍﻟﺠﻤﻌﺔ ﺑﻌﺪ ﺻﻼﺓ ﺍﻟﻌﺼﺮ ﻭﻗﺒﻞ ﺻﻼﺓ ﺍﻟﻤﻐﺮﺏ، ﻓﻬﻞ ﺗﻜﻮﻥ ﻋﻘﻴﻘﺘﻪ ﻳﻮﻡ ﺍﻟﺨﻤﻴﺲ ﺃﻡ ﺍﻟﺠﻤﻌﺔ؟ .
Pertanyaan; Bagaimana cara menghitung hari ketujuh untuk aqiqah misalnya jika anak lahir hari Jumat setelah shalat ashar dan sebelum hari apakah aqiqah dilaksanakan di hari Kamis atau hari Jumat?
ﺍﻹﺟﺎﺑــﺔ
ﺍﻟﺤﻤﺪ ﻟﻠﻪ ﻭﺍﻟﺼﻼﺓ ﻭﺍﻟﺴﻼﻡ ﻋﻠﻰ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﻋﻠﻰ ﺁﻟﻪ ﻭﺻﺤﺒﻪ، ﺃﻣﺎ ﺑﻌـﺪ :
Jawaban ; segala puji bagi Allah shalawat dan salam atas Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam, keluarga beliau dan para sahabat beliau, Amma ba’du..

ﻓﺈﻥ ﻳﻮﻡ ﻭﻻﺩﺓ ﺍﻟﻤﻮﻟﻮﺩ ﻳﺤﺴﺐ ﻣﻦ ﺍﻷﻳﺎﻡ ﺍﻟﺴﺒﻌﺔ ﻋﻨﺪ ﺍﻟﺠﻤﻬﻮﺭ , ﻭﺫﻫﺐ ﺍﻟﻤﺎﻟﻜﻴﺔ ﺇﻟﻰ ﺃﻥ ﻳﻮﻡ ﺍﻟﻮﻻﺩﺓ ﻻ ﻳﺤﺴﺐ ﻣﻨﻬﺎ , ﻭﺃﻧﻪ ﻳﻠﻐﻰ ﺇﺫﺍ ﺳﺒﻖ ﺑﺎﻟﻔﺠﺮ، ﻭﻟﺬﻟﻚ ﻓﺈﺫﺍ ﻛﺎﻧﺖ ﺍﻟﻮﻻﺩﺓ ﻳﻮﻡ ﺍﻟﺠﻤﻌﺔ ﻓﺈﻥ ﺍﻟﻌﻘﻴﻘﺔ ﺗﻜﻮﻥ ﻓﻲ ﻳﻮﻡ ﺍﻟﺨﻤﻴﺲ ﺍﻟﻤﻮﺍﻟﻲ ﻋﻨﺪ ﺟﻤﻬﻮﺭ ﺃﻫﻞ ﺍﻟﻌﻠﻢ , ﻭﻋﻨﺪ ﺍﻟﻤﺎﻟﻜﻴﺔ ﺗﻜﻮﻥ ﻳﻮﻡ ﺍﻟﺠﻤﻌﺔ، ﻭﺍﻧﻈﺮ ﺍﻟﻔﺘﻮﻳﻴﻦ ﺭﻗﻢ : 12483 ، ﻭﺭﻗﻢ : .24467
Sesungguhnya hari kelahiran makan dihitung termasuk hari-hari yang disebut 7, ini pendapat jumhur ulama Adapun pendapat dari Imam Malik dihitung 7 hari setelah hari kelahirannya dan hari lahirnya tidak dihitung, hal itutidak berlaku jika lahir sebelum fajar, oleh karena itu bayi lahir hari jumat maka aqiqah dihari kamis yang akan datang menurut pendapat jumhur ulama, jika menurut Ulama Malikiah maka aqiqah dihari jumat, lihat dua fatwa mengenai hal ini no 12483 dan 24467.

ﻭﻗﺪ ﻧﺺ ﺍﻟﻌﻠﻤﺎﺀ ﻋﻠﻰ ﺃﻥ ﺍﻟﻌﻘﻴﻘﺔ ﺇﺫﺍ ﺫﺑﺤﺖ ﺑﻌﺪ ﺍﻟﻮﻻﺩﺓ ﺃﺟﺰﺃﺕ ﺳﻮﺍﺀ ﻛﺎﻥ ﺫﻟﻚ ﻗﺒﻞ ﺍﻟﻴﻮﻡ ﺍﻟﺴﺎﺑﻊ، ﺃﻭ ﺑﻌﺪﻩ , ﻣﻊ ﺃﻥ ﺍﻷﻓﻀﻞ ﺫﺑﺤﻬﺎ ﻳﻮﻡ ﺍﻟﺴﺎﺑﻊ، ﻭﺍﻧﻈﺮ ﺍﻟﻔﺘﻮﻯ ﺭﻗﻢ : .27490
ﻭﺍﻟﻠﻪ ﺃﻋﻠﻢ
Telah tercatat oleh ulama bahwa aqiqah jika disembelih setelah hari lahirnya, maka dibolehkan baik sebelum hari ke tujuh atau setelahnya, namun yang afdhal dan utama dihari ke tujuh, lihat fatwa no 27490 wallahu alam.

fatwa.islamweb.net/fatwa/index.php?page=showfatwa&Option=FatwaId&Id=157957

Related posts

Leave a Comment